PIDIE JAYA – Nusaone.co.id | Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menggelar acara lepas sambut Kapolres Pidie Jaya dari AKBP H. Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H. kepada AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H. di Pendopo Bupati Pidie Jaya, Jumat malam (17/7/2026). Kegiatan berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat dengan nilai-nilai adat Aceh.
Acara diawali dengan prosesi peusijuek yang dipimpin Abuya Kuta Krueng Tgk. H. Anwar Usman kepada Kapolres lama beserta istri dan Kapolres baru beserta istri. Tradisi tersebut menjadi simbol doa, penghormatan, serta harapan agar keduanya senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, dan kesuksesan dalam menjalankan amanah.
Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP H. Ahmad Faisal Pasaribu beserta istri atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polres Pidie Jaya.
Menurut Bupati, sinergi antara Pemerintah Kabupaten, Polres, TNI, Forkopimda, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat telah menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Kolaborasi tersebut berhasil menyukseskan berbagai agenda strategis, mulai dari Pilkada yang aman dan damai, MTQ Aceh, hingga penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Pidie Jaya.
Bupati juga mengungkapkan bahwa pengabdian AKBP H. Ahmad Faisal Pasaribu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Pidie Jaya. Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan serta mendoakan agar sukses dalam menjalankan amanah baru sebagai Kapolres Sabang.
Kepada Kapolres baru, AKBP Tendri Wardi, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap sinergi yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat. Ia menilai Pidie Jaya memiliki potensi besar di sektor pertanian dan kelautan, namun masih menghadapi tantangan pemulihan pascabencana sehingga kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan.
Dalam sambutan perpisahannya, AKBP H. Ahmad Faisal Pasaribu menyampaikan rasa syukur atas kesempatan mengabdi selama kurang lebih dua tahun tujuh bulan di Kabupaten Pidie Jaya. Ia mengaku banyak memperoleh pengalaman berharga dan menyebut keberhasilan menjaga keamanan, menyukseskan Pilkada, MTQ Aceh, serta penanganan bencana merupakan hasil kerja sama seluruh pihak.
Sementara itu, AKBP Tendri Wardi memperkenalkan diri sebagai putra Aceh yang kembali mengabdi di tanah kelahirannya. Ia berkomitmen melanjutkan berbagai capaian positif yang telah diraih pendahulunya serta siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, dan mempercepat pemulihan pascabencana.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh jajaran pemerintah, Forkopimda, aparat keamanan, ulama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kekompakan. Menurutnya, keamanan merupakan fondasi utama pembangunan sehingga melalui semangat gotong royong dan sinergi yang kuat, Pidie Jaya akan semakin maju, aman, religius, dan sejahtera. (Forkopimda)
(Arju Na Fahlefi)




















