Breaking News

Home / Daerah

Minggu, 20 September 2026 - 11:46 WIB

HUT Pidie ke-515, “Meutaloé Waréh Pidie Meuhareukat” Jadi Simbol Persaudaraan

PIDIE – Nusaoneco.id | Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pidie ke-515 berlangsung dalam suasana meriah, hangat dan sarat makna kebersamaan, Sabtu 19 September 2026. Mengusung semangat “Peuingat Uroe Lahè ke-515 Thôn, Meutaloé Waréh Pidie Meuhareukat”, momentum hari jadi tersebut menjadi ruang untuk mengenang perjalanan panjang Pidie sekaligus merawat tali persaudaraan yang telah tumbuh dari generasi ke generasi.

Perayaan hari jadi Kabupaten Pidie itu turut dihadiri Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Pidie Jaya tersebut disambut hangat oleh Bupati Pidie Sarjani Abdullah bersama Wakil Bupati Pidie Alzaizi, menciptakan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan di tengah rangkaian peringatan HUT Pidie ke-515.

Tidak hanya dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie, kegiatan tersebut juga menjadi pertemuan penting para kepala daerah dan unsur pemerintahan dari berbagai wilayah di Aceh. Turut hadir Wali Kota Banda Aceh Elizza Sa’aduddin, Wali Kota Lhokseumawe dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., Bupati Aceh Utara Ismail Ajalil, Bupati Aceh Timur, serta para bupati dan wali kota se-Aceh yang ikut memberikan warna dalam perayaan hari bersejarah tersebut.

Baca Juga:  Direktur Utama Bank Aceh Syariah dan Jamaah Haji Kloter 2 Ziarahi Makam Habib Bugak

Kemunculan para pemimpin daerah dalam satu suasana kebersamaan menjadikan HUT Pidie ke-515 terasa lebih dari sekadar seremoni tahunan. Pertemuan itu menjadi kesempatan untuk menyambung silaturahmi, bertukar kabar dan mempererat komunikasi, sekaligus menunjukkan bahwa hubungan antardaerah di Aceh dapat terus dirawat melalui semangat persaudaraan dan saling menghargai.

Suasana semakin terasa hangat ketika Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi bersama Bupati Pidie Sarjani Abdullah dan Wakil Bupati Pidie Alzaizi berada dalam satu rangkaian kegiatan. Senyum, sapaan dan keakraban yang terjalin menjadi gambaran sederhana bahwa hubungan Pidie dan Pidie Jaya bukan hanya sebatas hubungan antarpemerintahan, tetapi juga memiliki ikatan sejarah dan kekeluargaan yang panjang.

Pidie dan Pidie Jaya memang memiliki perjalanan sejarah yang saling berkaitan. Sebelum Pidie Jaya berdiri sebagai daerah otonom hasil pemekaran Kabupaten Pidie, kedua wilayah tersebut berada dalam satu kesatuan administratif. Jejak sejarah itu menjadi benang merah yang hingga kini tetap menghubungkan masyarakat kedua daerah, layaknya keluarga yang mungkin tinggal di rumah berbeda, tetapi tetap memiliki akar dan cerita yang sama.

Makna persaudaraan tersebut semakin kuat melalui ungkapan “Meutaloé Waréh Pidie Meuhareukat”. Pesan yang terkandung di dalamnya menggambarkan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan, menghormati adat dan budaya serta membangun daerah dengan semangat kebersamaan. Hari jadi pun menjadi pengingat bahwa usia sebuah daerah bukan hanya dihitung dari perjalanan waktu, tetapi juga dari seberapa kuat masyarakat menjaga nilai-nilai yang diwariskan para pendahulu.

Baca Juga:  Bripda M. Dimas Pratama Personel SPN Polda Aceh Raih Medali Emas pada Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026

Kemeriahan peringatan HUT Pidie ke-515 turut dirasakan masyarakat yang hadir bersama unsur Forkopimda, jajaran SKPK Kabupaten Pidie, tokoh masyarakat dan berbagai elemen lainnya. Di tengah suasana perayaan, silaturahmi menjadi warna yang paling terasa, ketika para tamu saling menyapa, berbincang dan menikmati kebersamaan dalam satu momentum yang mempertemukan banyak hati dari berbagai penjuru Aceh.

Peringatan HUT Pidie ke-515 akhirnya meninggalkan pesan yang indah tentang arti sebuah persaudaraan. Di balik perbedaan batas wilayah dan pemerintahan, Pidie dan Pidie Jaya tetap memiliki sejarah, adat, budaya serta ikatan emosional yang tidak mudah dipisahkan. Semangat “Meutaloé Waréh Pidie Meuhareukat” menjadi pengingat bahwa ketika persaudaraan dirawat dengan tulus, perjalanan panjang sebuah daerah akan selalu memiliki cerita yang hangat, indah dan bermakna.

Share :

Baca Juga

Daerah

MBG Belum Menyentuh 14 Desa dan 12 Sekolah di Kembang Tanjong

Aceh

Hampir Setahun Pascabanjir, Jadup Warga Aceh Timur Masih Jadi Pertanyaan

Daerah

HUT Pidie ke-515, “Meutaloe Wareh Pidie Meuharkat” Eratkan Kebersamaan

Aceh

KPT sampaikan Pembinaan kepada para Hakim dan Aparatur PN Bna dengan topik Hati

Daerah

Bupati Aceh Selatan H.Mirwan Menunjuk Herry Safputra S.Stp sebagai Plt Kepala BPKD Aceh Selatan

Daerah

Wagub Aceh Ziarah dan Doa Bersama di Haul Abu Tumin

Daerah

PW IWO Aceh Hadiri Rakerda IWO Aceh Selatan, Dorong Lahirnya Wartawan Profesional

Aceh

Bripda M. Dimas Pratama Personel SPN Polda Aceh Raih Medali Emas pada Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026