PIDIE JAYA — Nusaone.co.id | Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bawaslu dengan menggelar kegiatan sosial berupa penanaman pohon dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Bawaslu sekaligus bentuk kepedulian lembaga terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya.
Melalui penanaman pohon, Bawaslu Pidie Jaya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Aksi tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi memberikan manfaat bagi terciptanya lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Selain aksi penghijauan, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Layanan kesehatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Bawaslu Pidie Jaya dengan Tim Kesehatan Puskesmas Kecamatan Meureudu.
Pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya, Fajri M. Kasem, bersama anggota Mahfuzzal, S.H. dan Yusra Hayati serta Koordinator Sekretariat T. Dian, S.E., turut menjadi bagian dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Peringatan HUT Bawaslu tahun ini mengusung tema “Bawaslu Berintegritas, Pemilu Berkualitas”. Tema tersebut menegaskan bahwa integritas menjadi landasan penting dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi.
Kegiatan sosial tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Bawaslu tidak hanya hadir dalam menjalankan fungsi pengawasan pemilu, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan.
Dengan semangat “Berdiri Menjaga Demokrasi”, Bawaslu Kabupaten Pidie Jaya berkomitmen terus memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pengawasan, dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Momentum HUT Bawaslu diharapkan menjadi pengingat untuk terus mengabdi kepada masyarakat dan menjaga demokrasi Indonesia. (Agos Pangwa)




















