JAKARTA – Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., M.E. bersama Wakil Bupati Hasan Basri, ST., MM bergerak serentak di Jakarta, Selasa (7/7/2026), untuk menjemput dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan Kabupaten Pidie Jaya pascabanjir, khususnya pada sektor kesehatan dan pendidikan.
Langkah tersebut dilakukan melalui agenda terpisah namun saling melengkapi. Bupati Sibral Malasyi melakukan audiensi dengan jajaran Kementerian Kesehatan RI, sementara Wakil Bupati Hasan Basri bertemu Ketua Komisi VIII DPR RI guna memperjuangkan rehabilitasi madrasah yang terdampak banjir.
Dalam pertemuan di Gedung Adyatma, Kementerian Kesehatan RI, Bupati Sibral Malasyi membahas percepatan pembangunan Rumah Sakit Tipe C, Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta usulan pembangunan kembali Puskesmas Bandar Dua yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Selain pembangunan infrastruktur kesehatan, pembahasan juga mencakup rehabilitasi fasilitas kesehatan yang terdampak bencana serta penguatan dukungan terhadap berbagai program pelayanan kesehatan masyarakat agar dapat kembali berjalan secara optimal.
“Kolaborasi pusat dan daerah menjadi kunci percepatan pemulihan layanan kesehatan sekaligus pembangunan sektor kesehatan yang lebih kuat dan tangguh ke depan,” ujar Bupati Sibral Malasyi.
Di sisi lain, Wakil Bupati Hasan Basri menyerahkan langsung usulan bantuan rehabilitasi bagi madrasah jenjang MI, MTs, dan MA kepada Ketua Komisi VIII DPR RI. Usulan tersebut diharapkan mendapat dukungan agar proses perbaikan sarana pendidikan dapat segera direalisasikan.
Hasan Basri mengatakan bantuan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar kegiatan belajar mengajar di madrasah yang rusak akibat banjir dapat kembali berlangsung dengan aman, nyaman, dan optimal bagi para siswa.
Gerak bersama Bupati dan Wakil Bupati tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam membangun daerah secara terintegrasi pascabencana. Melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan DPR RI, pemulihan sektor kesehatan dan pendidikan diharapkan berjalan lebih cepat sehingga mampu memperkuat fondasi pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pidie Jaya. (Forkopimda)




















