ACEH SELATAN — Nusaone.co.id | Seorang warga Desa Gunung Ketek, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, yang sebelumnya dilaporkan terseret arus sungai akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada Kamis siang setelah keluarga bersama masyarakat melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat korban berada.
Korban diketahui bernama Aliasah, berusia sekitar 65 tahun. Dalam kesehariannya, korban berprofesi sebagai petani dan juga dipercaya masyarakat sebagai Ketua Seuneubok di wilayah Desa Gunung Ketek.
Menurut keterangan pihak keluarga, Aliasah berangkat menuju gunung atau kebun pada Rabu untuk menjalankan aktivitasnya. Namun, hingga malam hari korban belum juga pulang ke rumah, sehingga anak kandung korban mulai merasa khawatir terhadap keberadaannya.
Kekhawatiran tersebut kemudian mendorong keluarga melakukan pencarian ke kawasan kebun. Namun, pencarian awal belum menemukan keberadaan Aliasah. Upaya pencarian kemudian terus dilakukan dengan melibatkan masyarakat sekitar hingga informasi mengenai penemuan korban diterima pada Kamis siang.
Sekitar pukul 12.00 WIB, saksi M. Majid bersama anak kandung korban menemukan Aliasah di pinggiran Sungai Sikabu. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat dan perangkat desa setempat.
Mendapat informasi itu, Plh Kapolsek Samadua IPDA Marties Fannie, SH bersama personel kepolisian langsung menuju lokasi. Keuchik Desa Gunung Ketek dan mukim turut hadir bersama masyarakat untuk membantu proses evakuasi korban dari lokasi penemuan.
Evakuasi dilakukan secara bersama-sama dengan penuh kehati-hatian mengingat lokasi penemuan berada di sekitar aliran sungai. Kehadiran aparat dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu proses evakuasi hingga jenazah dapat dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Plh Kapolsek Samadua IPDA Marties Fannie, SH menanyakan kepada keluarga apakah jenazah korban perlu dilakukan autopsi. Namun, anak kandung dan pihak keluarga menyatakan tidak perlu dilakukan autopsi serta menyampaikan bahwa mereka telah menerima dan mengikhlaskan kepergian Aliasah.
Keuchik Desa Gunung Ketek menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Samadua beserta jajaran, mukim, serta seluruh masyarakat yang telah membantu proses pencarian dan evakuasi korban. Ia menilai kepedulian dan kebersamaan warga dalam menangani musibah tersebut menjadi bentuk nyata solidaritas masyarakat Desa Gunung Ketek. (**)




















