MEUREUDU– Nusaone.co.id | Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pidie Jaya menyerahkan dua tersangka beserta barang bukti kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, Kamis (30/7/2026). Penyerahan tahap II dilakukan setelah berkas perkara kedua tersangka dinyatakan lengkap (P-21) oleh pihak kejaksaan.
Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Pidie Jaya sebagai tindak lanjut dari proses penyidikan perkara tindak pidana narkotika yang ditangani Satresnarkoba Polres Pidie Jaya.
Perkara ini merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor: LP-A/10/V/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES PIDIE JAYA/POLDA ACEH tanggal 1 Mei 2026 terkait dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Dua tersangka yang diserahkan masing-masing Boyhaki bin Abdullah (48), seorang petani, dan Hanafiah bin Umar (55), seorang sopir. Keduanya merupakan warga Gampong Meurah, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen.
Selain kedua tersangka, penyidik turut menyerahkan barang bukti berupa delapan bungkus diduga narkotika jenis sabu dengan berat bersih 1,71 gram, dua unit telepon genggam, serta satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Proses penyerahan tahap II dilakukan oleh personel Satresnarkoba Polres Pidie Jaya dengan pendampingan penasihat hukum dari Kantor Advokat Taufik Akbar, S.H., CPM & Partner. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kasat Resnarkoba Polres Pidie Jaya mengatakan, penyerahan tersangka dan barang bukti tahap II merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menuntaskan setiap proses penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menurutnya, dengan telah dilaksanakannya tahap II, proses penanganan perkara selanjutnya menjadi kewenangan Jaksa Penuntut Umum untuk dilanjutkan ke tahap persidangan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Kasat Resnarkoba juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. Ia menegaskan, sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam upaya pemberantasan narkoba demi menjaga keamanan serta menyelamatkan masa depan generasi bangsa.
(Humas Polres Pijay)




















