Breaking News

Home / Banda Aceh / News / Pendidikan

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:27 WIB

Plt Kadisdikbud Aceh Besar Buka Manasik Haji Cilik, Tanamkan Nilai Religi Sejak Dini

Plt Kadisdikbud Aceh Besar, Rahmawati, S.Pd M.Si membuka Manasik Haji Cilik yang diikuti ratusan murid TK dan SD se-Aceh Besar, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (4/2/2026).

Plt Kadisdikbud Aceh Besar, Rahmawati, S.Pd M.Si membuka Manasik Haji Cilik yang diikuti ratusan murid TK dan SD se-Aceh Besar, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Rabu (4/2/2026).

Banda Aceh – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Aceh Besar, Rahmawati, S.Pd., M.Si., secara resmi membuka Manasik Haji Cilik yang diikuti ratusan murid taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar SD se-Aceh Besar, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Selasa (4/2/2026).

Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menanamkan pemahaman rukun Islam kelima sekaligus membentuk karakter religius anak sejak usia dini.

Pembukaan berlangsung meriah dengan suasana islami. Para peserta mengenakan pakaian ihram mini dan busana muslim, mengikuti rangkaian simulasi ibadah haji mulai dari tawaf, sa’i, wukuf hingga lempar jumrah.

Baca Juga:  Harapan Baru di Aceh Utara: DPRA Apresiasi Pemulihan, Minta Akses Desa Terisolir Dipercepat"

Dalam sambutannya, Rahmawati menyampaikan bahwa manasik haji bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang terintegrasi dengan pembelajaran agama.

“Manasik haji cilik ini menjadi media edukatif untuk mengenalkan nilai-nilai ibadah, kedisiplinan, kesabaran, dan kebersamaan kepada anak-anak. Kami ingin mereka memahami makna haji sejak dini, bukan hanya secara teori, tetapi juga praktik,” ujar Rahmawati.

Ia menambahkan, pendidikan usia dini merupakan fase penting dalam membentuk fondasi moral dan spiritual generasi penerus.

“Jika nilai-nilai keislaman ditanamkan sejak kecil, insyaallah anak-anak kita akan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tambahnya.

Baca Juga:  Silaturahmi Hari Raya, Jamaah Ta’lem Masjid Kuta Batee Sambangi Guru Pengajian

Kegiatan tersebut turut melibatkan guru pendamping dan orang tua untuk memastikan anak-anak dapat mengikuti setiap rangkaian manasik dengan aman dan tertib.

Selain praktik ibadah, panitia juga menyisipkan pembelajaran interaktif dan permainan edukatif bernuansa religi.

Rahmawati berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin di seluruh satuan pendidikan di Aceh Besar.

“Kami mendorong sekolah-sekolah untuk terus menghadirkan program pembelajaran yang kreatif dan bernilai karakter. Manasik haji cilik ini salah satu contoh pendidikan yang menyenangkan namun sangat  bermakna,” tutupnya.(**)

Share :

Baca Juga

Headline

PA 212 soal Polisi Halangi Massa di Patung Kuda: Semoga Aparat Punya Hati Nurani

News

Polemik Bantuan Bencana Bireuen, Wakil Ketua DPR Aceh Minta Semua Pihak Akhiri Kegaduhan

Aceh

Aceh–Kaltim Perkuat Solidaritas, Wagub Fadhlullah Sambut Langsung Gubernur Rudy Mas’ud

Aceh

Disdik Aceh “Seumeugleh” di Pante Bidari: Prioritaskan Pemulihan Sekolah dan Masjid Pasca Bencana

Hukum & Kriminal

Sat Resnarkoba Polres Nagan Raya Ungkap Peredaran 114 Paket Sabu, Satu Pengedar Diamankan

News

Dinas Perhubungan Aceh Raih Predikat Informatif Terbaik Kedua dalam Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2025

Banda Aceh

Tarmizi Age: Jangan Biarkan Tambang Aceh Dikuasai Cukong, Rakyat Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

News

SMAS dan SMPS Bustanul Ulum Bener Meriah Berjuang Pulihkan Pendidikan Pasca Banjir, Relokasi Jadi Harapan