Breaking News

Home / News

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:42 WIB

Jembatan Bailey Karang Rejo, Bener Meriah Rampung, TNI, Pemda bersama Warga Gelar Syukuran dan Doa Bersama

Jembatan bailey karang rojo kini resmi difungsikan dan sudah dapat dilalui oleh kendaraan dengan kapasitas beban maksimal hingga 20 ton, Senin (02/02/2026).

Jembatan bailey karang rojo kini resmi difungsikan dan sudah dapat dilalui oleh kendaraan dengan kapasitas beban maksimal hingga 20 ton, Senin (02/02/2026).

Bener Meriah — Jembatan Bailey yang dibangun pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah, tepatnya di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, kini resmi difungsikan dan sudah dapat dilalui oleh kendaraan dengan kapasitas beban maksimal hingga 20 ton, Senin (02/02/2026).

Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kerja keras prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam Iskandar Muda, dengan melibatkan personel dari Batalyon Zipur 16/Dhika Anoraga bersama jajaran Kodim 0119/Bener Meriah.

Pengerjaan dilakukan secara intensif dan berkelanjutan sebagai bentuk respons cepat TNI dalam memulihkan akses transportasi warga yang sempat terputus akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Jembatan Bailey mulai difungsikan sekitar pukul 09.00 WIB dan sejak dibuka langsung dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai jalur utama penghubung antarwilayah.

Keberadaan jembatan ini sangat vital karena menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi warga, distribusi hasil pertanian, penyaluran kebutuhan pokok, serta mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga:  Seluler Sekda Hingga Jubir Disebar, Nurlis: Itu Doxing, Tujuannya Intimidasi

Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Inf Ahmad Fauzi, yang diwakili oleh Danramil 06/Bukit Kapten Czi Aep Mukhran Halid, saat peresmian jembatan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel TNI yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.

Ia menilai kerja cepat, sigap, dan penuh dedikasi yang ditunjukkan prajurit di lapangan merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat.

“Pembangunan Jembatan Bailey ini adalah bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat pascabencana. Jembatan ini sangat dibutuhkan untuk memulihkan kembali aktivitas warga agar dapat berjalan normal,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, keberadaan jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran distribusi logistik tanggap bencana, pelayanan kedaruratan, serta mempercepat pemulihan roda perekonomian masyarakat di wilayah terdampak.

Baca Juga:  Kak Na: Aceh harus Menjadi Contoh Tuan Rumah yang Baik dan Sukses

Sementara itu, masyarakat Desa Karang Rejo menyambut gembira dan penuh rasa syukur atas berfungsinya kembali jembatan penghubung tersebut. Salah seorang warga, Sudirman (45), mengungkapkan bahwa selama jembatan rusak, warga mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil kebun dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah sekarang akses sudah terbuka kembali. Sebelumnya kami harus memutar jauh dan itu sangat menyulitkan. Dengan adanya jembatan ini, aktivitas kami jadi jauh lebih lancar,” ungkapnya.

Dengan telah difungsikannya Jembatan Bailey ini, diharapkan mobilitas masyarakat di wilayah terdampak bencana semakin meningkat, distribusi logistik berjalan lancar, serta kehidupan sosial dan perekonomian warga Kabupaten Bener Meriah dapat berangsur pulih dan kembali normal.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan terus memberikan manfaat nyata, khususnya dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.(**)

Share :

Baca Juga

Aceh

Sekda Aceh Bahas Penanganan Banjir Bersama Bupati Aceh Timur

Aceh

Kak Na Jamu Bang Ucok di Meuligoe Gubernur Aceh

Nasional

Pertemuan Wali Nanggroe dan Dubes Uni Eropa Bahas Bantuan Bencana dan Kerja Sama Aceh-Eropa

Aceh

Sekda Aceh Pantau Langsung Aksi ASN Relawan di Pidie Jaya dan Bireuen, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

News

BPSDM Aceh Sosialisasi Beasiswa Kaltim untuk Mahasiswa Korban Bencana Hidrometeorologi

Agama

Kadis Syariat Islam Aceh Pimpin Rapat Bahas Kasus Misionaris di Gayo Lues

Aceh

Sekda Aceh Harapkan KORMI Kota Langsa Jadi Lokomotif Budaya Hidup Sehat di Masyarakat

Aceh

Dinas Pengairan Aceh Dukung “Satu Data Kedaruratan” Aceh Melalui CSR Dashboard dan Call Center 112