PIDIE JAYA — Nusaone.co.id | Pelatihan keterampilan bagi masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, kemandirian, dan produktivitas peserta. Hal itu disampaikan Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, MA, S.Sos., melalui Plt. Kepala Dinas Sosial Pidie Jaya, Azharyadi, S.Pi., MM.
Pelatihan tersebut digelar di Gedung Tgk Chik Pante Geulima, Kabupaten Pidie Jaya, dan berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Kegiatan diikuti 16 peserta dari Kelompok Tata Boga 3 serta peserta dari kelompok keterampilan lainnya, seperti menjahit.
Ketua Kelompok Tata Boga 3, Ika Handayani, mengatakan pelatihan tata boga dilaksanakan selama 10 hari dan kini telah memasuki hari keempat sejak dimulai pada Senin. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program peningkatan keterampilan masyarakat yang dilaksanakan untuk memberikan bekal keterampilan praktis kepada peserta.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi sekaligus melakukan praktik langsung membuat berbagai jenis kue dan makanan. Praktik tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan peserta sehingga keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan produktif maupun dikembangkan menjadi usaha.
Dalam praktik Tata Boga 3, peserta membuat sejumlah produk, di antaranya kue pie, marmer cake, donat, dan pizza. Para peserta terlihat serius dan bersemangat mengikuti setiap tahapan pembelajaran serta praktik yang diberikan selama kegiatan berlangsung.
Selain tata boga, pelatihan keterampilan lainnya juga dilaksanakan, termasuk menjahit yang terpantau langsung oleh media Nusaone. Sementara pelatihan tata rias dilaksanakan di lokasi berbeda dan turut menjadi bagian dari program peningkatan keterampilan masyarakat di Pidie Jaya.
Mayoritas peserta merupakan ibu rumah tangga (IRT) yang mengaku senang mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan. Mereka menilai keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk melakukan kegiatan produktif dari rumah sekaligus membuka peluang usaha guna membantu perekonomian keluarga.
Peserta berharap pemerintah dapat memberikan dukungan lanjutan berupa fasilitas dan bahan untuk pembuatan kue maupun produk tata boga. Dukungan tersebut dinilai penting agar keterampilan yang telah diperoleh tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi dapat terus dipraktikkan dan dikembangkan menjadi usaha rumahan.
Untuk program berikutnya, jumlah peserta direncanakan akan ditambah dan pelaksanaan kegiatan dibagi dalam tiga gelombang. Program tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Pidie Jaya. Para peserta juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Pidie Jaya, Plt. Kepala Dinas Sosial Pidie Jaya, serta jajaran terkait, termasuk Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, atas perhatian dan dukungan terhadap pelatihan keterampilan masyarakat.




















