Breaking News

Home / Aceh Pidie jaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:56 WIB

USK dan Universiti Malaya Luncurkan Program Pemulihan Pascabencana di Pidie Jaya

PIDIE JAYA – Nusaone.co.id | Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universiti Malaya meluncurkan International Service Learning Program bertema Post-Disaster Recovery through Child Trauma Healing, Disaster Education, and Community Empowerment sebagai upaya mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana banjir hidrometeorologi di Pidie Jaya, Kamis (23/7/2026).

Program kolaborasi internasional tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa dari Indonesia serta Malaysia yang akan melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat di tiga desa terdampak banjir, yakni Dayah Usen, Gampong Geunteng, dan Blang Awe.

Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi melalui Asisten III Setdakab Pidie Jaya, Helmi, mengatakan dipilihnya Pidie Jaya sebagai lokasi program menjadi kehormatan sekaligus bukti nyata semangat kemanusiaan dan kolaborasi lintas negara dalam membantu masyarakat bangkit dari bencana.

Menurut Helmi, banjir hidrometeorologi yang melanda Pidie Jaya beberapa waktu lalu tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga meninggalkan dampak psikologis, khususnya bagi anak-anak. Karena itu, proses pemulihan harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup pembangunan fisik, pemulihan kesehatan mental, ketahanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:  Muhammad Haykal Menang Telak, Pimpin FPRB Pidie Jaya Periode 2026–2031

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mengapresiasi Universitas Syiah Kuala dan Universiti Malaya yang telah memilih daerah tersebut sebagai lokasi kegiatan internasional. Hal itu menunjukkan Pidie Jaya tidak hanya menjadi objek pemulihan, tetapi juga menjadi laboratorium pembelajaran, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama internasional di bidang kebencanaan.

Helmi juga menegaskan pemerintah daerah terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat ketangguhan masyarakat menghadapi bencana. Pemkab berharap kolaborasi tersebut dapat diperluas melalui program pendidikan dan beasiswa bagi mahasiswa asal Pidie Jaya.

Sementara itu, Prof. Ichwani dari Universitas Syiah Kuala menjelaskan kegiatan pengabdian tersebut merupakan hasil kolaborasi USK dan Universiti Malaya yang melibatkan peserta dari berbagai fakultas, di antaranya Fakultas MIPA, Pertanian, serta Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Baca Juga:  Plt Kadis Dinsos P3A Pidie Jaya Verifikasi 298 Peserta Program Pelatihan Kerja Tahun 2026

Menurutnya, rangkaian kegiatan difokuskan pada penanaman pohon di kawasan rehabilitasi sungai, trauma healing bagi anak-anak yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional, penyaluran bantuan sosial, serta santunan bagi fakir miskin dari Universiti Malaya.

Selain menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat, tim juga menyerahkan perlengkapan edukasi berupa paket seni dan melukis untuk anak-anak serta lima unit alat semprot (sprayer) kepada kelompok tani di masing-masing desa guna mendukung pengendalian hama dan penyakit tanaman. Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat menyambut para peserta dengan penuh keramahan serta memanfaatkan kegiatan ini sebagai ajang bertukar pengalaman dan mempererat hubungan dengan komunitas akademik internasional.

Share :

Baca Juga

Aceh Pidie jaya

Kadis Pertanian Pidie Jaya Tinjau Lahan Bawang dan Jagung, Petani Optimistis

Aceh Pidie jaya

Bupati Pidie Jaya Lepas Taruna Akmil, Siap Perkuat Pendidikan Karakter di Sekolah Rakyat

Aceh Pidie jaya

Pidie Jaya Perkuat ASN Kedisiplinan

Aceh Pidie jaya

Bupati Pidie Jaya Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026 di Gedung MTQ

Aceh Pidie jaya

Krueng Meureudu Memprihatinkan, 8 Bulan Pascabanjir Belum Pulih

Aceh Pidie jaya

FPRB Pidie Jaya Bangkit, Kepengurusan Baru Siap Perkuat Mitigasi Bencana

Aceh Pidie jaya

Setelah Vakum, FPRB Pidie Jaya Kembali Aktif dan Siap Bersinergi dengan BPBD

Aceh Pidie jaya

BMU Bangun Rumah Mualaf