PIDIE JAYA – Nusaone.co.id | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Pidie Jaya menyalurkan 3.000 liter pupuk cair kepada 21 kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan ketahanan pangan di daerah.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Kantor DPD Tani Merdeka Indonesia, Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Bantuan pupuk cair diserahkan langsung oleh Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Pidie Jaya, Muslem Marzuki atau yang akrab disapa Adoe, kepada perwakilan 21 kelompok tani penerima manfaat.
Muslem Marzuki mengatakan, bantuan itu merupakan hasil kerja sama antara DPD Tani Merdeka Indonesia Pidie Jaya dengan PT Bio Energi Rimba sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan hasil produksi pertanian di Kabupaten Pidie Jaya.
“Walaupun jumlahnya sekitar 3.000 liter, kami berharap bantuan pupuk cair ini dapat memberikan manfaat bagi para petani di Kabupaten Pidie Jaya dan membantu meningkatkan produktivitas lahan pertanian,” ujar Muslem.
Menurutnya, sinergi antara organisasi petani dan sektor swasta menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus memudahkan petani memperoleh sarana produksi pertanian yang berkualitas.
Ia menambahkan, Tani Merdeka Indonesia akan terus membangun kemitraan dengan berbagai pihak agar semakin banyak program pemberdayaan yang dapat dirasakan langsung oleh petani, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pendampingan budidaya.
Perwakilan kelompok tani penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas program tersebut. Mereka berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut sehingga mampu menekan biaya produksi, meningkatkan hasil panen, dan memperkuat kesejahteraan petani di Kabupaten Pidie Jaya.
Penyaluran 3.000 liter pupuk cair ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Pidie Jaya yang merupakan salah satu daerah sentra pangan di Aceh, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.(*)
(Arju Na Fahlefi)



















