ACEH TAMIANG – Nusaone.co.id | Pemulihan pascabencana menjadi prioritas Pemerintah Aceh. Untuk mempercepat proses tersebut, Wakil Gubernur Aceh bersama Bupati Aceh Tamiang menggelar rapat koordinasi di Kantor Koramil 08/Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (13/7/2026).
Rapat koordinasi tersebut membahas perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana. Pertemuan juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai program pemulihan yang sedang berjalan.
Fokus utama pembahasan diarahkan pada percepatan perbaikan infrastruktur vital yang mengalami kerusakan akibat bencana. Pemerintah menargetkan fasilitas publik dapat segera kembali berfungsi untuk melayani masyarakat.
Selain pembangunan fisik, rapat juga membahas strategi percepatan pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak. Upaya tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Wakil Gubernur Aceh menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, serta seluruh instansi terkait agar proses rehabilitasi berjalan sesuai target.
Seluruh pihak juga diminta mengoptimalkan sinergi dalam pelaksanaan program pemulihan. Kolaborasi yang baik dinilai menjadi kunci keberhasilan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Dalam rapat itu turut dibahas berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan. Berbagai solusi strategis dirumuskan agar hambatan yang muncul dapat segera diselesaikan tanpa mengganggu target pekerjaan.
Pemerintah menegaskan bahwa penanganan pascabencana harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terintegrasi. Langkah tersebut bertujuan agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
Melalui rapat koordinasi di Koramil 08/Rantau, Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menunjukkan komitmen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, pelayanan publik, dan perekonomian masyarakat sehingga proses rehabilitasi pascabencana dapat berlangsung secara optimal. (**)
(Arju Na Fahlefi)




















