Breaking News

Home / Aceh / Pertanian

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:35 WIB

Dinas Peternakan Aceh Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Jelang Meugang Iduladha 1447 H

Oplus_131072

Oplus_131072

NusaOne.co.id | Banda Aceh — Dinas Peternakan Aceh memastikan ketersediaan hewan ternak untuk kebutuhan meugang dan Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi. Data jumlah ternak sapi, kerbau, kambing, hingga unggas beserta perkiraan harga pasar untuk periode meugang tanggal 25 hingga 26 Mei 2026 telah selesai dihimpun dan diverifikasi langsung di lapangan.

Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh. Safridhal, mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan menyeluruh terhadap hewan ternak yang akan dipasarkan di berbagai kabupaten/kota di Aceh. Pendataan tersebut dilakukan guna memastikan stok hewan kurban tersedia sekaligus memenuhi standar kesehatan dan syariat untuk dikurbankan.

“Kami sudah mengumpulkan seluruh data jumlah ternak dan melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Ternak yang tersedia telah masuk spesifikasi hewan yang layak dan memenuhi syarat untuk kurban,” ujar Safridhal saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (18/5/2026).

Baca Juga:  Bripda M. Dimas Pratama Personel SPN Polda Aceh Raih Medali Emas pada Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi fisik ternak, usia, kesehatan, hingga kelengkapan administrasi kesehatan hewan. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam membeli hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha.

Menurutnya, momentum meugang dan Iduladha selalu berdampak pada meningkatnya permintaan hewan ternak di Aceh. Karena itu, Dinas Peternakan Aceh juga melakukan pemantauan distribusi ternak agar pasokan tetap stabil dan tidak terjadi kelangkaan di pasaran.

Selain memastikan ketersediaan stok, pemerintah juga memantau pergerakan harga ternak di sejumlah sentra penjualan. Harga sapi, kerbau, kambing, maupun unggas diperkirakan mengalami penyesuaian mengikuti tingginya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan tersebut.

Baca Juga:  Ayatullah Bani Baet Apresiasi Statement Gubernur Aceh, Gas Aceh Harus Diolah Di Aceh

Safridhal mengimbau masyarakat untuk membeli hewan kurban di lokasi penjualan resmi dan memastikan ternak memiliki tanda pemeriksaan kesehatan dari petugas terkait. Hal itu penting untuk menghindari pembelian ternak yang tidak memenuhi syarat kesehatan maupun syariat.

“Kami berharap masyarakat lebih teliti saat membeli hewan kurban. Pastikan ternak sehat, cukup umur, dan sudah diperiksa oleh petugas kesehatan hewan,” katanya.

Dinas Peternakan Aceh juga memastikan pengawasan akan terus dilakukan hingga pelaksanaan Iduladha guna menjaga kualitas hewan ternak yang beredar di pasaran.(*)

Share :

Baca Juga

Aceh

Kepsek di Nagan Raya diminta Waspada atas Beredarnya Surat Mutasi ASN

Aceh

Mualem Bagikan Uang Meugang dari Dana Pribadi, Seribuan Warga Datangi Meuligoe Gubernur Aceh

Aceh

Mengenal Sosok Chairan Manggeng, Dari Santri Menjadi Jurnalistik Handal Aceh

Aceh

Eks Kombatan GAM Tinggalkan Partai Lokal, Kini Berlabuh ke PSI

Pertanian

305 Ton Pupuk Bersubsidi Tersalurkan di Pidie Jaya dalam Delapan Hari

Aceh

PW IWO Aceh Hadiri Rakerda I Aceh Barat, Tegaskan Peran Pers sebagai Penyeimbang

Aceh

MIRWAN Dipercaya DPP PKB untuk Pimpin Dewan Tanfiz PKB Aceh Selatan 2026 – 2031

Aceh

‎Kapolres Pidie Gelar Jumat Curhat Bersama Petani Jagung, Bahas Ketahanan Pangan