PIDIE JAYA –Nusaone.co.id | Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Jumat (24/7/2026), dalam rangka percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sektor kelautan dan perikanan. Kunjungan tersebut diisi dengan peninjauan lokasi budidaya, silaturahmi dengan pemerintah daerah, serta penyerahan bantuan kepada pembudidaya.
Kunjungan kerja ini bertujuan mempercepat pemulihan sektor kelautan dan perikanan pascabencana di Provinsi Aceh melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat pelaku usaha perikanan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Sekjen KKP di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh. Selanjutnya rombongan menuju BPBAP Ujung Batee untuk memberikan motivasi dan berdiskusi dengan para pegawai BPBAP serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) KKP terkait percepatan program rehabilitasi.
Setelah melaksanakan salat Jumat, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pendopo Bupati Pidie Jaya. Di lokasi tersebut, Sekjen KKP menggelar ramah tamah bersama Bupati Pidie Jaya guna membahas langkah-langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sektor kelautan dan perikanan di daerah.
Usai pertemuan, rombongan bergerak menuju Desa Peukan Soet, Kecamatan Simpang Tiga. Di lokasi ini Sekjen KKP melakukan penebaran benih udang, menyerahkan bantuan pakan kepada pembudidaya, serta meninjau kawasan tambak garam sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sektor perikanan budidaya.
Agenda kemudian dilanjutkan ke Desa Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Di desa tersebut, Sekjen KKP kembali melaksanakan penebaran benih udang dan menyerahkan bantuan pakan kepada kelompok pembudidaya sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pemulihan ekonomi masyarakat.
Program penyaluran benih udang dan pakan diharapkan mampu mempercepat bangkitnya usaha budidaya perikanan yang terdampak bencana, sekaligus meningkatkan produksi dan kesejahteraan para pembudidaya di Kabupaten Pidie Jaya.
Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan Protokol Sekretariat Jenderal KKP, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan (DJPK), Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (DJPDS), BPBAP Ujung Batee, serta UPT KKP lainnya. Setelah seluruh agenda selesai, rombongan kembali menuju Banda Aceh untuk menutup kunjungan kerja di Aceh.
(Arju Na Fahlefi)




















