PIDIE JAYA – Nusaone.co.id | Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan khidmat.
Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME, meminta seluruh panitia dan organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja maksimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Arahan itu disampaikan dalam rapat koordinasi pemantapan yang melibatkan unsur Forkopimda, pimpinan DPRK, para asisten, kepala SKPK/OPD, camat serta seluruh seksi kepanitiaan.
Bupati menekankan pentingnya koordinasi dan evaluasi secara berkelanjutan untuk mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin terjadi saat pelaksanaan. Setiap seksi diminta memastikan pembagian tugas, kesiapan personel, sarana-prasarana serta kebutuhan pendukung lainnya telah dipersiapkan dengan baik.
“Kita masih memiliki waktu untuk terus mengevaluasi dan menyempurnakan seluruh persiapan. Setiap kekurangan harus segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti agar tidak menjadi persoalan pada saat hari H,” tegas Sibral Malasyi.
Rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Pidie Jaya akan diawali dengan pengukuhan Paskibraka pada 13 Agustus, kemudian gladi kotor pada 14 Agustus dan gladi bersih pada 15 Agustus. Pada 16 Agustus, kegiatan dilanjutkan dengan Karnaval Kemerdekaan serta Malam Taptu dan Pawai Obor.
Puncak peringatan HUT RI berlangsung pada 17 Agustus. Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dijadwalkan pukul 07.30 WIB, kemudian dilanjutkan cek kesehatan gratis kemerdekaan berhadiah dan Festival Seni dan Budaya Anak. Sore harinya, upacara penurunan bendera dilaksanakan pukul 16.00 WIB, sementara malam resepsi digelar di Pendopo Bupati pada pukul 20.00 WIB.
Untuk upacara pengibaran, Bupati Pidie Jaya ditetapkan sebagai Inspektur Upacara. Perwira Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Supriyadi, Komandan Upacara Kapten Inf Irwansyah, sedangkan Pembawa Acara adalah Maulida, A.Md. Petugas cadangan juga telah disiapkan sebagai bagian dari antisipasi.
Upacara pengibaran Bendera Merah Putih diproyeksikan diikuti sekitar 8.000 peserta dari berbagai unsur, meliputi TNI/Polri, ASN, pelajar, Pramuka, Satpol PP, Polhut, organisasi kepemudaan, mahasiswa dan masyarakat. Karena jumlah peserta cukup besar, panitia memberikan perhatian terhadap pengaturan peserta, keamanan, kesehatan, lalu lintas, konsumsi, dokumentasi serta fasilitas pendukung.
Pemkab Pidie Jaya menargetkan seluruh persoalan teknis dapat dipetakan dan diselesaikan sebelum hari pelaksanaan. Bupati berharap seluruh unsur dapat menjaga soliditas dan memberikan kontribusi terbaik dalam menyukseskan HUT ke-81 RI. “Kita hanya melaksanakan peringatan ini satu hari, sehingga mari kita berikan yang terbaik,” pesannya. Peringatan kemerdekaan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat nasionalisme, persatuan, gotong royong dan kebersamaan masyarakat Pidie Jaya. (Prokopim)




















