Breaking News

Home / Aceh Pidie jaya

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:49 WIB

Inovasi e-SAI Pijay Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Pascabanjir

PIDIE JAYA | Nusaone.co.id – Universitas Syiah Kuala (USK) bersama sejumlah perguruan tinggi mitra menghadirkan inovasi pertanian berbasis teknologi melalui program Electronic Smart Aquaponic Innovation Pidie Jaya (e-SAI Pijay) di Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat terdampak banjir hidrometeorologi.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan pada 28 Juni 2026 dengan melibatkan akademisi lintas perguruan tinggi serta didukung Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan model pertanian modern yang adaptif terhadap wilayah rawan bencana.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., MPH., hadir bersama Kepala Dinas Pertanian dan Pangan serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Kehadiran pemerintah daerah menunjukkan komitmen memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri dan tangguh.

Baca Juga:  Calon No 1 Menang 1 suara Terpilih Jadi Keuchik

Program e-SAI Pijay mengusung sistem akuaponik berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem. Teknologi tersebut dirancang agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan secara lebih efisien dengan hasil yang lebih produktif.

Melalui perangkat Smart-Feeder, pemberian pakan ikan dilakukan secara otomatis sesuai jadwal yang telah ditentukan. Limbah budidaya ikan kemudian dimanfaatkan sebagai nutrisi alami bagi tanaman sehingga menciptakan sistem budidaya yang ramah lingkungan, hemat biaya, dan berkelanjutan.

Dengan konsep tersebut, masyarakat dapat menghasilkan dua komoditas sekaligus, yakni ikan konsumsi dan sayuran segar. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pangan keluarga, menambah pendapatan masyarakat, serta menjadi solusi pertanian di kawasan yang kerap dilanda banjir.

Baca Juga:  Dinsos P3A Pidie Jaya Bantu ODGJ Terlantar Dapatkan Perawatan Intensif

Tim pelaksana program terdiri atas Prof. Dr. Mudatsir, M.Kes.; Prof. Dr. Ichwana, S.T., M.P.; Prof. Dr. Ir. Rizwan, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng.; Dewi Sri Jayanti, S.TP., M.Sc.; dan Diana Sapha A.H., S.E., M.Si. dari Universitas Syiah Kuala. Kolaborasi juga diperkuat oleh Prof. Ir. Suharman Hamzah, S.T., M.T., Ph.D., HSE.Cert. dari Universitas Hasanuddin serta Dr. Heri Fajri, M.Pd. dari Universitas Jabal Ghafur.

Menurut tim pelaksana, penerapan e-SAI Pijay diharapkan menjadi model percontohan pengembangan akuaponik berbasis teknologi digital di daerah rawan banjir. Selain memperkuat ketahanan pangan rumah tangga, inovasi ini juga berpotensi melahirkan usaha ekonomi baru melalui budidaya ikan dan sayuran skala rumah tangga maupun kelompok tani, sekaligus mendukung terwujudnya pertanian modern yang berkelanjutan di Pidie Jaya. (*)

(Arju Na Fahlefi)

Share :

Baca Juga

Aceh Pidie jaya

Kesempatan Emas! Pendaftaran Pelatihan Kerja 2026 di Pidie Jaya

Aceh Pidie jaya

Hari Pertama Sekolah, Bupati Pidie Jaya Libatkan Semua Unsur Dampingi Anak

Aceh Pidie jaya

FPRB Pidie Jaya Bangkit, Kepengurusan Baru Siap Perkuat Mitigasi Bencana

Aceh Pidie jaya

Bupati Pidie Jaya Apresiasi Pengabdian Internasional USK dan Universiti Malaya di Gampong Binaan

Aceh Pidie jaya

Pemkab Pidie Jaya Lakukan Rotasi Jabatan, Sembilan Pejabat Resmi Menempati Posisi Baru

Aceh Pidie jaya

Resmi Dilantik, Keuchik Don Siap Lanjutkan Pembangunan Gampong Buket Tengeuh

Aceh Pidie jaya

Sekjen KKP Tinjau Rehabilitasi Pascabencana di Pidie Jaya, Salurkan Benih Udang dan Pakan untuk Pembudidaya

Aceh Pidie jaya

Ketua PW IWO Aceh Chairan Manggeng Singgah di Pidie Jaya, Jalin Silaturahmi Bersama Anggota PD IWO Pijay