Breaking News

Home / Aceh / News / Pemerintah Aceh

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:36 WIB

Cuaca Ekstrem Belum Usai, Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Hingga Awal Januari 2026

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, SIP, MPA, menjelaskan bahwa perpanjangan status tanggap darurat ini diperlukan karena kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan darurat lanjutan.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, SIP, MPA, menjelaskan bahwa perpanjangan status tanggap darurat ini diperlukan karena kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan darurat lanjutan.

Banda Aceh – Pemerintah Aceh mengumumkan bahwa empat kabupaten kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana akibat dampak cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah tersebut.

Keputusan ini diambil berdasarkan laporan resmi yang diterima dari masing-masing pemerintah kabupaten/kota.

Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, SIP, MPA, menjelaskan bahwa perpanjangan status tanggap darurat ini diperlukan karena kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan darurat lanjutan.

Dampak banjir dan cuaca ekstrem masih sangat mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, serta proses pemulihan belum sepenuhnya berjalan normal.

Kabupaten yang Memperpanjang Status Tanggap Darurat:

Baca Juga:  BPKA Gelar Entry Meeting, BPK RI Perwakilan Aceh Lakukan Pemeriksaan Interim Laporan Keuangan Pemerintah Aceh TA 2025

– Aceh Tamiang: Memperpanjang status tanggap darurat sejak 24 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.

– Aceh Tengah: Memperpanjang masa tanggap darurat mulai 30 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.

– Aceh Utara: Memperpanjang status tanggap darurat selama tujuh hari, terhitung sejak 30 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

– Bener Meriah: Memperpanjang masa tanggap darurat mulai 31 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.

Alasan Perpanjangan Status Tanggap Darurat

M. Nasir menjelaskan bahwa perpanjangan status tanggap darurat ini dilakukan karena beberapa faktor, antara lain:

– Masih adanya kerusakan fasilitas publik dan kebutuhan masyarakat yang harus ditangani secara intensif.

Baca Juga:  Sekda Aceh Instruksikan Percepatan Huntara dan Stok Logistik Harus Siap Sebelum Ramadhan

– Sejumlah wilayah masih terisolasi serta mengalami kerusakan infrastruktur yang cukup berat.

– Curah hujan di kawasan Takengon–Bireuen hingga Bener Meriah–Aceh Utara masih tinggi.

– Beberapa titik jalan yang terdampak banjir bandang dan longsor sejak akhir November 2025

M. Nasir menegaskan Pemerintah Aceh terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI/Polri, dan instansi terkait untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

“Pemerintah Aceh meminta seluruh pihak mendukung penuh upaya penanggulangan bencana agar pemulihan kondisi masyarakat dapat segera tercapai,” pungkasnya.[]

Share :

Baca Juga

Aceh

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Irfansyah dan Sekda Aceh Pantau Posko Logistik Bencana di Krueng Geukueh

Aceh

Sekda Aceh dan Rombongan Terjebak Longsor di Gayo Lues Saat Antar Bantuan Banjir

Aceh

Pemerintah Gelar Rakor Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana Aceh

Aceh

Mualem Lantik Tiga Kepala SKPA, Tekankan Percepatan Kinerja dan Serapan Anggaran

News

STISNU Aceh Gelar Review Kurikulum Program Studi, Hadirkan Pakar dari UIN Ar-Raniry

News

Dinas Peternakan Aceh Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi Aceh

Aceh

60 Relawan Pilar Sosial Aceh Dilepas Bantu Tangani Banjir Aceh Tamiang

Aceh

Sekda Aceh Apresiasi Peluncuran Buku ‘Polda Aceh Meutuah’