PIDIE JAYA — Nusaone.co.id | Ada haru yang terselip di balik kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., ke Gampong Lueng Bimba, Kemukiman Kuta Simpang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (18/8/2026). Di sela tugas kedinasannya, ia menyempatkan diri pulang ke tanah leluhur yang memiliki ikatan sejarah dengan keluarganya.
Dedy Tabrani datang bersama rombongan BNNP Aceh, BNNK Pidie Jaya serta unsur Muspika Kecamatan Meurah Dua. Kehadiran rombongan disambut hangat masyarakat Gampong Lueng Bimba yang sejak awal menantikan momen silaturahmi tersebut.
Bagi Dedy, pertemuan itu terasa istimewa karena ia dapat bertemu langsung dengan masyarakat dan keluarga yang memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarganya. Sapaan hangat, senyum dan cerita tentang leluhur membuat suasana kunjungan berubah menjadi pertemuan keluarga yang penuh keakraban.
Sebelum menuju meunasah, rombongan terlebih dahulu mengunjungi SDN 5 Meurah Dua di Gampong Lueng Bimba. Di sekolah tersebut, BNNP Aceh menyerahkan bantuan sosial berupa perlengkapan dan kebutuhan pendidikan kepada pihak sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap para siswa.
Usai kegiatan di sekolah, Dedy bersama rombongan berjalan kaki sekitar 200 meter menuju Meunasah Gampong Lueng Bimba. Langkah sederhana menyusuri jalan gampong itu menjadi bagian manis dari kunjungan, karena Dedy berjalan bersama masyarakat menuju tempat berlangsungnya acara silaturahmi.
Di meunasah, suasana semakin hangat ketika famili Dedy, Razali Ar, menguraikan silsilah serta hubungan keluarga Dedy Tabrani dengan Gampong Lueng Bimba. Cerita tentang leluhur yang disampaikan di hadapan masyarakat tersebut membuat momen silaturahmi terasa semakin dekat dan menyentuh.
Keuchik Gampong Lueng Bimba, Muhammad Ikhsan, S.TP., turut menyampaikan kondisi masyarakat yang masih berupaya bangkit setelah terdampak bencana banjir. Warga yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan nelayan masih menghadapi kerusakan lahan serta fasilitas usaha, sehingga membutuhkan dukungan untuk memulihkan kehidupan mereka.
Dedy Tabrani mengaku terharu dapat menginjakkan kaki di kampung leluhurnya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan masyarakat karena baru memiliki kesempatan untuk datang dan bersilaturahmi secara langsung.
“Kehadiran saya di sini bukan hanya sebagai Kepala BNNP, tetapi sebagai cucu dari tanah ini. Saya akan selalu mengingat doa dan dukungan dari keluarga besar di sini,” ujar Dedy Tabrani.
Usai acara, Dedy bersama rombongan menikmati makan bersama masyarakat dan melaksanakan salat Zuhur berjamaah di meunasah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Lhokseumawe. Bagi warga Lueng Bimba, kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam—sebuah kisah sederhana tentang seorang cucu yang kembali menyapa tanah leluhurnya, membawa haru, senyum dan kembali merajut silaturahmi dengan keluarga besar di kampung.
(Arju Na Fahlefi)




















