Breaking News

Home / Aceh Pidie jaya

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Sekda Pidie Jaya Minta Seluruh OPD Percepat Pemulihan Pascabanjir

PIDIE JAYA – Nusaone.co.id | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, S.KP., M.PH., meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat proses pemulihan pascabanjir melalui kerja sama lintas sektor. Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi Ketua Tim Satgas Pemulihan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP), Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd., beserta rombongan di Ruang Rapat Setdakab Pidie Jaya, Kamis.

Menurut Munawar, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi hanya dapat terwujud apabila seluruh instansi bergerak secara terpadu. Ia juga meminta seluruh OPD memanfaatkan kehadiran pemerintah pusat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat terdampak banjir.

“Kehadiran pemerintah pusat harus kita manfaatkan untuk menyampaikan persoalan riil yang dihadapi masyarakat. Jangan sampai kita lalai, karena ini menyangkut percepatan pemulihan kehidupan warga. Tidak ada satu pihak pun yang bisa bekerja sendiri, semuanya harus bergerak bersama,” ujar Munawar.

Baca Juga:  Bupati Sibral Malasyi Dorong Percepatan Pemulihan Lahan Pertanian Pascabanjir

Dalam rapat tersebut dipaparkan bahwa sebanyak 20.187 unit rumah warga mengalami kerusakan akibat banjir. Dari jumlah itu, 13.187 unit mengalami rusak ringan, 3.921 unit rusak sedang, dan 3.069 unit rusak berat yang memerlukan penanganan lanjutan.

Pemerintah daerah juga melaporkan perkembangan penanganan di sektor perumahan. Sebanyak 1.342 unit hunian sementara (huntara) telah dibangun, dengan 1.324 unit sudah ditempati warga. Selain itu, Dana Tunggu Hunian (DTH) telah disalurkan kepada 1.431 kepala keluarga, sedangkan 389 kepala keluarga lainnya masih dalam proses penyaluran.

Untuk mendukung pemulihan permanen, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya telah mengusulkan pembangunan 5.971 unit hunian tetap (huntap) Tahap II bagi rumah rusak sedang dan berat melalui skema insitu maupun mandiri. Di sektor air bersih, dari kebutuhan 155 titik sumur bor, baru terealisasi 52 titik sehingga masih terdapat 103 titik yang perlu segera dibangun.

Baca Juga:  Putri Pidie Jaya Juara I Tafsir MTQN XXXI, Bupati Sibral Sampaikan Apresiasi

Ketua Tim Satgas PRRP, Dr. Imran, mengatakan kerusakan jalan lingkungan akibat sedimentasi lumpur, genangan air, serta kerusakan struktur jembatan harus menjadi prioritas penanganan. Menurutnya, persoalan tersebut perlu menjadi usulan utama dalam koordinasi dengan kementerian terkait di Jakarta agar penanganannya dapat segera direalisasikan.

Selain itu, Imran meminta seluruh OPD tidak menunda pemanfaatan alokasi dana rehabilitasi dan rekonstruksi yang telah tersedia. Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada masyarakat dengan memperkuat publikasi capaian pembangunan melalui data dan dokumentasi visual. Menurutnya, pemerintah harus menjawab berbagai narasi negatif dengan kerja nyata, data yang akurat, dan progres pemulihan yang terukur. (Forkopimda)

Share :

Baca Juga

Aceh Pidie jaya

Pemkab Pidie Jaya Lakukan Rotasi Jabatan, Sembilan Pejabat Resmi Menempati Posisi Baru

Aceh Pidie jaya

FPRB Pidie Jaya Bangkit, Kepengurusan Baru Siap Perkuat Mitigasi Bencana

Aceh Pidie jaya

Bupati Sibral Perpanjang Masa Transisi Demi Tuntaskan Bantuan Pascabencana di Pidie Jaya

Aceh Pidie jaya

Benih Jagung P27, Harapan Baru Petani Pidie Jaya

Aceh Pidie jaya

Bupati Sibral Serahkan Penghargaan kepada Plt Kadis Dinsos

Aceh Pidie jaya

Warga Mayang Bersatu, Bersihkan Irigasi Pascabanjir Jelang Musim Tanam

Aceh Pidie jaya

Bupati Instruksikan Respons Cepat, Dinsos P3A Turun ke Lokasi

Aceh Pidie jaya

Budaya Rapai Semarakkan Jelang Nobar Final Piala Dunia di Pidie Jaya