Nusaone.co.id | BANDA ACEH – Kebakaran melanda area produksi PT Suree Aceh Darussalam di Jalan TPI Baru, Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit oven pengolahan ikan, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Insiden itu terjadi di fasilitas pengolahan ikan milik PT Suree Aceh Darussalam. Hingga kini, pihak berwenang belum dapat memastikan penyebab munculnya api karena masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Berdasarkan laporan Satuan Tugas RAPI Wilayah 0101 Kota Banda Aceh, objek yang terbakar merupakan satu unit oven pengolahan ikan yang mengalami rusak berat akibat dilalap api.
Begitu menerima informasi kebakaran, Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh langsung mengerahkan dua unit armada ke lokasi. Langkah cepat dilakukan untuk memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan maupun fasilitas produksi lainnya.
Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, di antaranya RAPI Banda Aceh, RAPI Aceh Besar, Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh, BPBD Kota Banda Aceh, BPBA, Pusdalops BPBA, Polsek, Koramil, PLN, ORARI Banda Aceh, ERPA, serta masyarakat.
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang disertai kepulan asap tebal. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur di lapangan, api berhasil dipadamkan sehingga situasi kembali terkendali.
Akibat kejadian tersebut, satu unit oven pengolahan ikan mengalami kerusakan berat. Hingga berita ini ditulis, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Komandan Satgas RAPI Wilayah 0101 Kota Banda Aceh, Juanda (JZ01ACB), melaporkan bahwa proses pemadaman telah selesai dan kondisi di lokasi dinyatakan aman. Sementara itu, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Data kejadian diperoleh dari laporan Satuan Tugas RAPI Wilayah 0101 Kota Banda Aceh yang dibagikan melalui WhatsApp oleh Muhdaffa pada Sabtu (27/6/2026). Kerugian material akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
(Arju Na Fahlefi)




















