Breaking News

Home / Agama / Banda Aceh

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:12 WIB

Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Perkuat Identitas Aceh sebagai Serambi Makkah

Nusaone.co.id | BANDA ACEH  – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah diminta menjadi ajang refleksi bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat kembali nilai-nilai keislaman dan membangun karakter masyarakat agar tetap layak menyandang predikat Serambi Makkah.

Seruan tersebut disampaikan Ketua Umum (IMNAD), atau Waled Kiran, dalam keterangannya menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Minggu (21/6/2026).

Menurut Waled Kiran, peringatan 1 Muharram bukan hanya sekadar pergantian kalender Islam, tetapi harus menjadi momentum mengevaluasi perjalanan hidup sekaligus memperbaiki diri menuju perubahan yang lebih baik.

Ia menjelaskan, peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah mengandung makna transformasi besar yang melahirkan masyarakat beriman, berilmu, berakhlak, dan berperadaban, sehingga nilai tersebut penting dihidupkan kembali di Aceh.

Baca Juga:  Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran dan Serahkan Bantuan untuk Warga Jeulingke

Aceh, lanjutnya, memiliki sejarah panjang sebagai pusat perkembangan Islam di Asia Tenggara, melahirkan banyak ulama besar, menjadi pusat pendidikan Islam, serta dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan akhlak mulia.

Namun demikian, berbagai tantangan sosial yang berkembang saat ini dinilai menjadi ancaman serius, mulai dari penyalahgunaan narkoba, judi online, pergaulan bebas, kemerosotan adab, hingga penggunaan teknologi digital yang tidak selaras dengan nilai agama.

Menurutnya, karakter Serambi Makkah tidak cukup dibangun lewat slogan semata, melainkan harus diwujudkan melalui pendidikan, penguatan keluarga, keteladanan, dakwah berkelanjutan, serta kebijakan yang mendukung lahirnya masyarakat berakhlak dan bertakwa.

Baca Juga:  Kadis DSI Aceh Hadiri Ta'ziah Bersama Wagub, Sampaikan Belasungkawa ke Ketua MPU Aceh

Selain keluarga sebagai benteng utama pembentukan karakter generasi muda, lembaga pendidikan seperti dayah, sekolah, dan perguruan tinggi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus kuat secara spiritual dan moral.

Menutup pernyataannya, Waled Kiran mengajak Pemerintah Aceh, para ulama, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi menjaga keistimewaan Aceh serta memperkuat implementasi Syariat Islam, seraya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah agar momentum hijrah membawa Aceh menjadi daerah yang lebih berakhlak, berilmu, bersatu, dan tetap menjadi Serambi Makkah.(*)

(Arju Na Fahlefi)

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Kegiatan Cinta Lingkungan, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Aceh

DSI Aceh Kirim 50 Relawan ASN Tahap II untuk Bantu Korban Banjir Aceh Tamiang

Aceh

Kadisdik Dayah Aceh Dampingi Menag RI Salurkan Bantuan Bencana untuk Dayah di Samalanga

Aceh

Kadis SI Aceh Pimpin Penyaluran Bantuan Jamaah Haji Bandung untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Banda Aceh

Suasana Hangat Warnai Pertemuan Mualem dan Mentan, Bahas Percepatan Pemulihan Pertanian Aceh

Banda Aceh

Piala Dunia 2026: Pemko Banda Aceh Gelar Nobar Spanyol vs Argentina

Banda Aceh

Reformasi Birokrasi Aceh Meningkat, Raih Predikat A- dari Kementerian PANRB ‎

Banda Aceh

Fadhlullah: Dayah Bentuk Generasi Aceh Berilmu, Berakhlak, dan Berdaya Saing