Nusaone.co.id | PIDIE JAYA – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung pengendalian inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) menggelar pasar murah yang mendapat dukungan penuh dari Polres Pidie Jaya, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kapolres Pidie Jaya, Ahmad Faisal Pasaribu, bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat daerah. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah dan Polri dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Pasar murah digelar sebagai langkah konkret untuk meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten II Setdakab Pidie Jaya, Wakapolres Pidie Jaya, perwakilan Disperindagkop, Dinas Pertanian dan Pangan, Bulog Sigli, pejabat utama Polres Pidie Jaya, serta masyarakat yang memadati lokasi pasar murah.
Dalam program tersebut, masyarakat dapat membeli beras premium 10 kilogram seharga Rp100.000, gula pasir 2 kilogram Rp28.000, minyak goreng Sunco 2 liter Rp38.000, dan telur ayam satu papan Rp37.000.
Pemerintah menyediakan 3 ton beras premium, 1.000 kilogram gula pasir, 1.000 liter minyak goreng, dan 300 papan telur di setiap lokasi pelaksanaan. Seluruh komoditas tersebut mendapat subsidi dari pemerintah untuk memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.
Kapolres Pidie Jaya AKBP H. Ahmad Faisal Pasaribu mengatakan pasar murah merupakan bentuk sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat pada momentum Hari Bhayangkara ke-80.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian kepada masyarakat. Melalui pasar murah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok,” ujarnya.
Untuk menjamin pemerataan, setiap pembeli diwajibkan membawa fotokopi KTP dan memperoleh kupon pembelian dengan jumlah yang telah ditentukan. Program yang didanai melalui APBK Kabupaten Pidie Jaya sebesar Rp34,5 juta itu mendapat sambutan positif dari masyarakat dan berlangsung aman, tertib, serta kondusif dengan tingginya antusiasme warga yang menyerbu sembako bersubsidi. (Humas Polres Pidie Jaya)
(Arju Na Fahlefi)


















