Breaking News

Home / Aceh

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:17 WIB

Warga Pidie Jaya Mantapkan Langkah Menuju Pengembangan Hortikultura Pascabanjir

ACEH UTARA – Nusaone.co.id | Warga Kabupaten Pidie Jaya mulai memantapkan langkah menuju pengembangan hortikultura pascabanjir dengan mempelajari keberhasilan masyarakat Gampong Kuta Blang, Kabupaten Aceh Utara, yang mampu mengubah lahan terdampak banjir hidrometeorologi menjadi kawasan pertanian produktif.

Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan Azri dan Abizar dari Pidie Jaya ke Gampong Kuta Blang. Kunjungan itu bertujuan melihat langsung pola pengelolaan lahan yang berhasil meningkatkan ketahanan pangan sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat.

Di lokasi, keduanya menyaksikan berbagai komoditas hortikultura tumbuh subur, di antaranya jagung, labu air, kacang panjang ungu, bawang merah, serta sejumlah tanaman pangan lainnya. Hasil panen tidak hanya memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dipasarkan sehingga menambah pendapatan warga.

Baca Juga:  BSI dan Dinas Syariat Islam Aceh Jalin Sinergi Strategis, Dorong Literasi Perbankan Syariah bagi Aparatur Negara

Keberhasilan tersebut lahir dari semangat gotong royong masyarakat. Petani, ibu rumah tangga, hingga para pemuda desa bersama-sama membersihkan lahan, mengolah tanah, menanam, merawat, dan memanen tanaman secara berkelanjutan.

Lahan yang sebelumnya tertutup lumpur akibat banjir kini berubah menjadi hamparan kebun hijau yang produktif. Pekarangan rumah dan lahan kosong dimanfaatkan secara optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Warga menjelaskan, pengolahan lahan dimulai setelah banjir surut dan tanah mengering. Panen perdana berlangsung sepanjang Juni hingga awal Juli 2026 dengan hasil yang melampaui perkiraan berkat kondisi cuaca yang mendukung serta tingkat kesuburan tanah yang tinggi.

Baca Juga:  Kak Na Ajak Pengurus Dekranasda Inventarisir Pengrajin Terimbas Bencana

Menurut warga, endapan lumpur yang dibawa banjir mengandung unsur hara yang mampu meningkatkan kesuburan tanah. Kondisi tersebut dimanfaatkan dengan menanam bibit unggul, menerapkan budidaya ramah lingkungan, serta saling berbagi pengetahuan mengenai teknik pertanian.

Azri dan Abizar berharap pengalaman masyarakat Gampong Kuta Blang dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa di Kabupaten Pidie Jaya yang terdampak banjir. Mereka menilai pemanfaatan pekarangan dan lahan kosong untuk hortikultura dapat menjadi solusi dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pemulihan ekonomi pascabencana melalui dukungan pemerintah dan partisipasi aktif warga.

 

(Arju Na Fahlefi)

 

Share :

Baca Juga

Aceh

Pemerintah Gelar Rakor Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana Aceh

Aceh

Aceh Bangkit, Pendidikan Jadi Prioritas: Disdik Aceh Berikan Arahan dan Dukungan untuk Pemulihan Pasca Banjir

Aceh

Disdik Dayah Aceh Terlibat Aktif dalam Evaluasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Aceh

Gubernur Aceh Mualem Terima Bantuan Kemanusiaan dari Warga Malaysia untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor

Aceh

Pembersihan Longsor Gunung Salak Capai KM 31

Aceh

Pemerintah Gelar Rakor Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana Aceh

Aceh

Wagub Aceh Bersama Mendagri dan Mensos Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur

Aceh

IWO Pidie Kompak Jaga Perdamaian dan Lawan Hoaks