Breaking News

Home / Internasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04 WIB

Pianis Remaja Simalungun Raih Juara II di Kompetisi Piano Internasional Amerika Serikat

KANSAS CITY – Nusaone.co.id | Pianis remaja Indonesia berdarah Simalungun, Yonggi Fayden Cordias Purba (16), berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih Juara II pada ajang International Piano Professional Association (IPPA) Conero International Piano Competition kategori Young Artist. Kompetisi tersebut digelar di Swarthout Recital Hall, Kansas University, Missouri, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026).

Yonggi tampil mewakili Southeast Asia Region setelah berhasil melewati babak preliminary dan semifinal yang berlangsung sepanjang 2025. Pada kompetisi internasional itu, ia bersaing dengan pianis muda berbakat dari berbagai negara dan sukses menembus podium juara.

Dalam babak final, Yonggi membawakan Rapsodia Nusantara No. 10 karya maestro Indonesia Ananda Sukarlan yang mengangkat motif lagu daerah Bali, Janger, serta Etude Op. 40 No. 6 “Pastoral” karya komponis Rusia Nikolai Kapustin. Kedua karya tersebut memiliki tingkat kesulitan tinggi karena menuntut penguasaan teknik, variasi tempo, dan rentang nada yang luas.

Baca Juga:  Belajar sederhana Dari Presiden Alassene Ouattara,Menolak segala Fasilitas, " Saya Hanya Seorang Hamba dari Allah "

Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Yonggi mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Ia mengatakan keberhasilannya merupakan anugerah Tuhan setelah melalui proses panjang dan persiapan intensif untuk tampil di babak final kompetisi internasional itu.

Prestasi Yonggi terasa semakin mengharukan karena diraih hanya beberapa bulan setelah ia kehilangan sang ayah. Ia berangkat dari Jakarta menuju Amerika Serikat didampingi ibundanya, Eylianti Sumbayak, yang terus memberikan dukungan selama mengikuti kompetisi.

Yonggi merupakan siswa bimbingan Devina Novia Ferty di KITA Anak Negeri, Depok. Pada babak preliminary dan semifinal, ia membawakan Rapsodia Nusantara No. 26 karya Ananda Sukarlan yang menggunakan motif lagu daerah Nias, Tano Niha, hingga berhasil lolos ke putaran final.

Keberhasilan Yonggi menambah daftar musisi muda asal Sumatera Utara yang berprestasi di panggung musik klasik dunia. Sebelumnya, Calvin Abdiel Tambunan juga mencatat prestasi internasional sebagai pemenang utama Ananda Sukarlan Award 2020 dan peraih juara ketiga Sydney International Piano Competition 2021.

Baca Juga:  Belajar sederhana Dari Presiden Alassene Ouattara,Menolak segala Fasilitas, " Saya Hanya Seorang Hamba dari Allah "

Pada Agustus 2026 mendatang, Kota Medan dijadwalkan menjadi salah satu dari 11 kota penyelenggara Kompetisi Piano Nusantara Plus, ajang musik klasik terbesar di Indonesia. Para juara kompetisi tersebut akan memperoleh Golden Ticket menuju babak final Ananda Sukarlan Award 2027, sehingga diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pianis muda berprestasi di tingkat internasasional.

Dalam kategori Young Artist, dewan juri dipimpin Dr. Hye-Jung Hong bersama Lorenzo Di Bella, Yong Hi Moon, Wei-Han Su, Scott McBride Smith, Nancy Weems, dan Jack Winerock. Adapun hasil akhir menempatkan Emilie Zhai (Kanada) sebagai Juara I, Yonggi Fayden Cordias Purba (Indonesia) sebagai Juara II, dan Yoav Ovrutsky (Amerika Serikat) sebagai Juara III. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa karya Rapsodia Nusantara mampu mengantarkan musisi muda Indonesia bersaing dan berprestasi di panggung musik klasik dunia. (**)

Share :

Baca Juga

Agama

Belajar sederhana Dari Presiden Alassene Ouattara,Menolak segala Fasilitas, ” Saya Hanya Seorang Hamba dari Allah “