Breaking News

Home / Uncategorized

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di Linge Aceh Tengah Capai 45,5 Persen

Jembatan Gantung Kalaili yang berlokasi di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Senin (9/2/2026),

Jembatan Gantung Kalaili yang berlokasi di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Senin (9/2/2026),

Aceh Tengah — Progres pembangunan Jembatan Gantung Kalaili yang berlokasi di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Senin (9/2/2026), progres fisik jembatan tersebut telah mencapai 45,5 persen.

Jembatan gantung sepanjang 100 meter ini dibangun sebagai sarana vital untuk membuka serta memperlancar akses penghubung antarwilayah di kawasan pedalaman Aceh Tengah.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu menjadi solusi transportasi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses, terutama saat kondisi cuaca kurang bersahabat.

Jembatan Gantung Kalaili nantinya akan menghubungkan Desa Owaq dengan sejumlah desa di wilayah Kemukiman Wih Dusun Jamat, di antaranya Desa Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kute Reje, serta Reje Payung.

Dengan terbangunnya jembatan ini, mobilitas masyarakat diyakini akan meningkat, khususnya dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan sosial dan kesehatan warga setempat.

Pembangunan jembatan tersebut berada di bawah koordinasi Kodim 0106/Aceh Tengah dengan dukungan material dari TNI Angkatan Darat.

Personel yang terlibat dalam pengerjaan terdiri dari anggota Koramil 05/Linge, Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 854/DK, serta Kompi B Yonif 114/Satria Musara.

Baca Juga:  Cara Menghemat Uang untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

Seluruh personel bekerja secara terpadu bersama teknisi lapangan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memenuhi standar keamanan konstruksi.

Hingga saat ini, pekerjaan abutmen jembatan telah rampung sepenuhnya dan telah dilakukan pengecoran. Selain itu, tiang tower atau pilon pada titik satu di sisi kanan dan kiri jembatan juga telah berhasil didirikan.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam menopang struktur utama jembatan gantung sebelum memasuki pekerjaan lanjutan.

Pada tahap pekerjaan terbaru, personel TNI bersama teknisi melaksanakan pengelasan glagar antar pilon menggunakan material UNP 100, pemindahan besi hanger menuju titik pekerjaan, serta pembersihan sisa material hasil pengelasan guna menjaga keselamatan kerja sekaligus memastikan area proyek tetap tertata rapi.

Danramil 05/Linge, Lettu Inf Muklis, menjelaskan bahwa tantangan utama dalam pembangunan jembatan ini terletak pada proses pelangsiran material tower yang memiliki jarak cukup jauh, khususnya dari titik satu menuju titik dua. Kondisi medan yang sulit serta keterbatasan akses distribusi material menjadi kendala tersendiri di lapangan.

Baca Juga:  Apa Itu Hosting? Tips Memilih Hosting Yang Baik dan Benar

“Namun berkat kerja sama dan semangat gotong royong seluruh personel TNI serta dukungan berbagai pihak, pembangunan Jembatan Gantung Kalaili tetap berjalan sesuai rencana dan ditargetkan selesai pada Februari 2026,” ujar Lettu Inf Muklis.

Pembangunan jembatan tersebut juga mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga Desa Jamat, Abdul Rahman, mengungkapkan rasa syukur atas pembangunan jembatan gantung yang dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari warga.

“Selama ini kami harus memutar cukup jauh untuk menuju desa sebelah, apalagi saat musim hujan. Kalau jembatan ini selesai, akses jadi lebih mudah, anak-anak ke sekolah lancar, dan hasil kebun bisa lebih cepat dibawa ke pasar,” ungkap Abdul Rahman.

Dengan terus berjalannya pembangunan Jembatan Gantung Kalaili, diharapkan konektivitas antar desa di Kecamatan Linge semakin baik.

Infrastruktur ini juga diyakini mampu mendorong percepatan pembangunan wilayah pedalaman serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan dasar.(**)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

‎Polres Pidie Gelar Donor Darah, 76 Kantong Darah Terkumpul untuk Peringati Hari Bhayangkara ke-80 ‎

Uncategorized

Sejarah dan Makna Puasa Rajab bagi Umat Muslim

Uncategorized

Menyusuri Keindahan Alam Indonesia Melalui Jalur Pendakian

Uncategorized

Berita Terkini: Menyoroti Perkembangan dalam Politik, Ekonomi, Kesihatan, dan Sukan

Uncategorized

Walikota Banda Aceh Gelar Nobar Word Cup 2026 Spanyol Vs Argentina

Uncategorized

Pangdam IM Sambut Kepulangan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di Aceh Besar

Uncategorized

Pelabuhan Malahayati Jadi Gerbang Arus Barang Aceh, Pelindo Perkuat Distribusi Domestik dan Ekspor

Uncategorized

Cara Menghasilkan Uang dari Saham: Panduan Mudah untuk Pemula