PIDIE JAYA — Nusaone.co.id | Atas arahan Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, MA., S.Sos., M.E., melalui Plt. Kepala Dinas Sosial Pidie Jaya, Azharyadi, S.Pi., M.M., Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus mendorong peningkatan keterampilan masyarakat melalui program pelatihan gratis. Dari total 252 peserta, sebanyak 250 orang telah menerima sertifikat, sedangkan dua peserta lainnya dilaporkan belum menerimanya, Jumat (21/8/2026).
Pelatihan keterampilan tersebut dilaksanakan selama 20 hari di beberapa titik di Kabupaten Pidie Jaya. Peserta yang berasal dari sejumlah desa mengikuti kegiatan tersebut untuk menambah pengetahuan dan kemampuan sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari maupun membuka peluang usaha.
Pada sesi pertama, Dinas Sosial Pidie Jaya membuka sejumlah bidang pelatihan, di antaranya menjahit, tata rias, tata boga, digital marketing, dan komputer. Beragam jenis pelatihan itu diberikan agar peserta dapat mengembangkan keterampilan sesuai minat dan potensi yang dimiliki.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam meningkatkan kemampuan, keterampilan, serta kemandirian masyarakat. Melalui ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan, peserta diharapkan memiliki bekal untuk mengembangkan diri dan meningkatkan perekonomian keluarga.
Dalam pelaksanaannya, Plt. Kepala Dinas Sosial Pidie Jaya, Azharyadi, S.Pi., M.M., menyerahkan sertifikat kepada 250 peserta. Sertifikat tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus bukti keikutsertaan peserta dalam program pelatihan keterampilan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.
Kebahagiaan turut dirasakan para peserta karena seluruh rangkaian pelatihan selama 20 hari dapat diikuti tanpa dipungut biaya. Peserta tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengikuti pelatihan maupun memperoleh sertifikat karena kegiatan tersebut difasilitasi melalui program pemerintah.
Program gratis ini dinilai sangat membantu masyarakat. Pasalnya, apabila mengikuti pelatihan secara mandiri, biaya yang diperlukan untuk mengikuti pelatihan hingga memperoleh sertifikat dapat berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp3 juta, tergantung jenis pelatihan dan lembaga penyelenggaranya.
Sementara itu, dua peserta dilaporkan belum menerima sertifikat karena mengalami keterlambatan akibat kendala dalam perjalanan. Kondisi tersebut menjadi perhatian dan diharapkan dapat segera memperoleh kejelasan sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku, sehingga seluruh peserta dapat merasakan manfaat program secara baik dan adil.
Secara keseluruhan, pelatihan yang diikuti 252 peserta ini menjadi langkah positif Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam membuka jalan menuju masyarakat yang lebih terampil, mandiri, dan produktif. Melalui arahan Bupati Sibral Malasyi serta pelaksanaan program oleh Dinas Sosial di bawah Plt. Kadinsos Azharyadi, keterampilan yang diperoleh para peserta diharapkan menjadi bekal berharga untuk membuka peluang usaha, meningkatkan ekonomi keluarga, dan membangun masa depan Pidie Jaya yang lebih baik.




















