Breaking News

Home / Aceh / Pemerintah / Pemerintah Aceh

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Kak Na: Pemerintah Aceh Apresiasi Peran Arsitek pada Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Tsunami

ACEH BESAR – Pemerintah dan seluruh masyarakat Aceh sangat berterima kasih dan mengapresiasi peran para arsitek yang telah berkontribusi pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami 2024 silam l.

Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir usai menghadiri welcome Dinner bersama para peserta International Conference on Natural and Human Disaster, yang diselenggarakan oleh International Union of Architects, di salah satu cafe di kawasan Lhok Nga, Jum’at (17/4/2026) sore.

“Pemerintah dan seluruh masyarakat Aceh tentu sangat mengapresiasi peran nyata para arsitek pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami. Tas peran saudara semua, Aceh kini bangkit dan menjadi lebih baik pembangunannya,” ujar Kak Na.

“Namun, peran para arsitek tentu tidak boleh berhenti di situ, karena kehidupan terus berlanjut dengan sangat dinamis. Menurut kami, peran arsitek sangat diperlukan sesuai zaman, sepanjang zaman. Seperti saat ini, para arsitek tentu menghadapi tantangan nyata, bagaimana merumuskan pembangunan berkelanjutan, pembangunan yang ramah lingkungan serta pembangunan yang tanggap dan tangguh bencana,” sambung Kak Na.

Baca Juga:  Wagub Aceh Mediasi Perselisihan Bupati–Wabup Pidie Jaya, Dipicu Soal Kewenangan

Kak Na optimis, kehadiran para arsitek se-Asia pada konferensi internasional ini mampu merumuskan sebuah konsep pembangunan kekinian, konsep pembangunan sesuai perkembangan zaman futuristik dan tetap ramah lingkungan.

Untuk diketahui bersama, tahun ini Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah International Conference on Natural and Human Disaster. Dipilihnya Aceh sebagai lokasi penyelenggaraan merupakan bentuk penghormatan bagi para korban dan penyintas yang selamat, serta sebagai media ajar dan sarana pengingat bagaimana sumbangsih besar para arsitek pada proses kebangkitan kembali sebuah daerah pasca bencana.

Baca Juga:  Lima Kabupaten di Aceh terjadi Karhutla, Polisi Kejar Pelaku Pembakaran

Pada kesempatan tersebut, Kak Na juga mengajak para peserta untuk turut mempromosikan keindahan alam, keamanan, kenikmatan kuliner dan keramahan masyarakat Aceh, sekembalinya para peserta ke negara masing-masing.

“Pasca tsunami, kunjungan wisatawan ke Aceh menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat. Dari sektor ini lahir industri kreatif skala kecil. Karena itu, kami berharap para peserta dapat menjadi duta yang akan mempromosikan potensi pariwisata Aceh sekembalinya mereka ke negara masing-masing,” pungkas Kak Na.

International Conference on Natural and Human Disaster dihadiri oleh para arsitek dan mahasiswa se-Asia dan akan berlangsung hingga 19 April mendatang di Hermes Palace Hotel. []

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Share :

Baca Juga

Aceh

Ketum Posyandu: Dari Langkahan, Kita Gaungkan Hari Posyandu ke Seluruh Indonesia

Aceh

Sekda Aceh Buka UKW dan Seminar Nasional AMSI Aceh, Tekankan Penguatan Ekosistem Media Pascabencana

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Pastikan Dana Bencana Sesuai Regulasi

News

Mualem–Dek Fadh Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Aceh Perkuat Sinergi Pusat–Daerah

Aceh

Sekda Aceh Harapkan KORMI Kota Langsa Jadi Lokomotif Budaya Hidup Sehat di Masyarakat

Aceh

Wagub Aceh Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR untuk Penguatan Fiskal Daerah serta Percepatan Pemulihan Aceh

News

Kak Na: TP PKK Aceh harus Kerja Bakti untuk Rakyat

Aceh

Gubernur dan Wagub Aceh Dampingi Presiden Tinjau Hunian Sementara Korban Bencana di Aceh Tamiang