Breaking News

Home / Aceh / News

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:43 WIB

Jembatan Bailey Kutablang Rampung, Jalur Nasional Medan–Banda Aceh Kembali Normal

Jembatan Bailey di Kutablang yang berada pada jalur nasional Medan–Banda Aceh, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, telah rampung dikerjakan dan dinyatakan siap difungsikan mulai Sabtu, (27/12/2025).

Jembatan Bailey di Kutablang yang berada pada jalur nasional Medan–Banda Aceh, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, telah rampung dikerjakan dan dinyatakan siap difungsikan mulai Sabtu, (27/12/2025).

Bireuen — Jembatan Bailey di Kutablang yang berada pada jalur nasional Medan–Banda Aceh, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, telah rampung dikerjakan dan dinyatakan siap difungsikan mulai Sabtu, (27/12/2025).

Jembatan darurat tersebut diresmikan melalui prosesi adat peusijuk sebagai simbol doa dan harapan agar jembatan dapat memberikan manfaat serta keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

Pembangunan jembatan ini dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) dengan dukungan kontraktor lokal PT Krueng Meuh.

Selama proses pengerjaan, proyek tersebut mendapatkan pendampingan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Selain itu, percepatan pemasangan konstruksi jembatan turut didukung oleh personel TNI dari Satuan Zeni Kodam Iskandar Muda yang terlibat langsung di lapangan.

Setelah prosesi peusijuk yang dilaksanakan oleh tokoh agama setempat pada pukul 08.00 WIB.

Usai prosesi tersebut, kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas, sehingga arus lalu lintas di jalur nasional tersebut kembali berjalan normal.

Baca Juga:  Wagub Aceh Desak Percepatan Data Pascabencana demi Percepatan Bantuan

Penyelesaian pembangunan Jembatan Bailey Kutablang dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat berkat solidnya kerja sama seluruh unsur yang terlibat.

Personel Zeni Kodam Iskandar Muda bersama tim teknis dari instansi terkait dan pihak kontraktor bekerja secara intensif, bahkan berlangsung siang dan malam, demi memastikan jembatan dapat segera difungsikan dan memenuhi standar keamanan.

Jembatan Bailey Kutablang dibangun sebagai pengganti sementara Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan berat dan terputus akibat bencana banjir bandang disertai tanah longsor.

Kerusakan tersebut menyebabkan terhentinya akses transportasi pada jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Aceh Utara serta Kota Lhokseumawe.

Terputusnya akses tersebut sempat melumpuhkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.

Aktivitas ekonomi, perdagangan, serta pelayanan publik turut terganggu, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dan aktivitas sehari-hari pada jalur Bireuen–Lhokseumawe sebagai koridor vital transportasi dan perekonomian.

Baca Juga:  Sekretariat DPRA Raih Penghargaan Informatif dari Komisi Informasi Aceh atas Keterbukaan Informasi Publik

Secara teknis, pembangunan jembatan melibatkan sebanyak 33 personel dari Zeni Kodam IM dengan progres pekerjaan telah mencapai 100 persen.

Jembatan ini dipasang untuk menutup bentang yang sebelumnya terputus sepanjang sekitar 50 meter. Menggunakan konstruksi Bailey tipe 2–1 dengan 21 petak, jembatan memiliki panjang terpasang sekitar 63 meter dengan material milik PUPR. Jembatan ini dirancang mampu menampung beban hingga 60 ton, sehingga dinilai layak dan aman untuk mendukung lalu lintas kendaraan di jalur nasional tersebut.

Dengan rampung dan siap difungsikannya Jembatan Bailey Kutablang, diharapkan konektivitas antarwilayah di pantai utara Aceh kembali pulih, aktivitas masyarakat berjalan lancar, serta roda perekonomian dan distribusi logistik antara Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe dapat kembali bergerak secara optimal.

Share :

Baca Juga

Aceh

Solidaritas Tanpa Batas: PGRI Bekasi Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang, Semangat Persaudaraan Insan Pendidikan Terus Menyala

Aceh

Wagub Aceh Minta Bupati/Wali Kota Percepat Data Penyediaan Huntap

Aceh

Dinas Pengairan Aceh Dukung “Satu Data Kedaruratan” Aceh Melalui CSR Dashboard dan Call Center 112

News

AS Umumkan Kasus Pertama Varian Omicron: Gejala Ringan, Sudah Terima 2 Dosis

Daerah

BPBD Pidie Jaya Cek Kesiapan Peralatan Pemadam Jelang Malam Puncak HUT ke-19

News

DPRA dan Gubernur Aceh Satu Suara: Ekonomi & Infrastruktur Prioritas Utama Pemulihan Pasca Bencana”

Aceh

Peringatan 21 Tahun Tsunami, Bank Aceh Ajak Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana

Aceh

Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasia