Breaking News

Home / Banda Aceh

Kamis, 17 September 2026 - 20:05 WIB

Dek Fadh Bawa Kepedulian untuk Korban Kebakaran Aceh Tenggara

BANDA ACEH —Nusaone.co.id |  Kepedulian Pemerintah Aceh kembali hadir menyapa warga yang sedang menghadapi musibah. Melalui Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E. atau yang akrab disapa Dek Fadh, bantuan senilai Rp323,5 juta disalurkan untuk masyarakat terdampak kebakaran di Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara.

Bantuan tersebut menjadi wujud perhatian Pemerintah Aceh kepada warga yang kehilangan dan mengalami kerusakan tempat tinggal akibat musibah. Dukungan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan ruang bagi keluarga terdampak untuk perlahan menata kembali kehidupan mereka setelah kebakaran.

Musibah kebakaran terjadi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Desa Bambel Gabungan. Berdasarkan pendataan BPBD Aceh Tenggara, sebanyak 13 rumah terdampak, terdiri dari 10 rumah mengalami rusak berat dan tiga rumah rusak ringan. Peristiwa tersebut berdampak terhadap 13 kepala keluarga atau 59 jiwa, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Sebagai bentuk respons terhadap kondisi tersebut, Pemerintah Aceh menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp323,5 juta. Bantuan itu terdiri atas Bahan Bangunan Rumah (BBR), pangan, sandang, peralatan dapur keluarga, Family Kit, dan Kids Ware yang diperuntukkan bagi warga terdampak.

Baca Juga:  Walikota Banda Aceh Kunjungi Gayo Lues, Sampaikan Pesan Moril Pascabencana

Untuk membantu kebutuhan perbaikan rumah, bantuan BBR yang disalurkan berupa 150 kotak paku seng, 150 lembar seng, 150 kotak paku triplek, serta 150 lembar triplek mica. Material tersebut diharapkan dapat membantu warga dalam memperbaiki bagian rumah yang rusak dan secara bertahap mengembalikan tempat tinggal mereka menjadi lebih layak.

Di tengah masa penanganan, kebutuhan sehari-hari warga juga menjadi perhatian. Pemerintah Aceh menyalurkan pangan berupa 100 dus air mineral, 25 dus biskuit, 20 dus kecap, 100 dus mi instan, 180 liter minyak goreng, 20 dus sambal, dan 20 dus sarden. Sementara bantuan sandang terdiri dari 100 lembar jilbab dewasa, 100 kain sarung, 100 set mukena dewasa, serta 100 lembar selimut.

Tak hanya kebutuhan pangan dan sandang, dukungan juga diberikan melalui 20 paket peralatan dapur keluarga yang berisi dandang kukusan, kompor gas, regulator dan selang, piring, pisau, sendok dan garpu, sendok goreng, wajan, termos air panas, termos nasi, box container, serta gelas minum. Sebanyak 20 paket Family Kit dan 20 paket Kids Ware turut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan anak-anak yang terdampak.

Baca Juga:  Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Masa Panik kepada Korban Kebakaran di Neusu

Dek Fadh menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh akan terus berupaya hadir bersama masyarakat yang sedang tertimpa musibah. “Pemerintah Aceh akan terus hadir untuk masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kita berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membantu proses pemulihan mereka setelah mengalami kebakaran,” ujar Dek Fadh.

Pemerintah Aceh juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan pihak terkait agar penanganan warga terdampak berjalan dengan baik. Bantuan tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menjadi bagian dari langkah pemulihan, sehingga warga dapat kembali menata kehidupan dengan penuh harapan setelah melewati masa sulit.

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Wakil walikota Banda Aceh Tinjau Program PKG Gratis di Puskesmas Kuta Alam

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gali Potensi PAD dengan Survei dan Rapat Bersama Tim Ahli

Banda Aceh

Rumah Kost dan Bengkel di Lamteumen Timur Ludes Terbakar

Banda Aceh

SDTQ Nurun Nabi Raih Peringkat 8 Numerasi TKA Kota Banda Aceh

Banda Aceh

Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRK Langkat, Bahas Penguatan Sektor Kesehatan

Aceh

Dishub Aceh Pantau Kedatangan Kapal Pengangkut LPG di Krueng Geukueh

Banda Aceh

Lestarikan Budaya, Rutan Banda Aceh Asah Bakat Seni Tari WBP

Banda Aceh

Praktisi Hukum Desak Pemerintah Aceh Transparan Kelola Blok Andaman