Breaking News

Home / TNI & Polri

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Dayah Zona Aman, Santri Lawan Bullying

MEUREUDU — Nusaone.co.id | Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., mengajak para santri untuk bersama-sama melawan bullying dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman melalui semangat “Dayah Zona Aman”. Ajakan tersebut disampaikan saat bersilaturahmi di Pesantren Anwarul Munawwarah, Gampong Meuko Baroh, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (24/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bertemu dengan Pimpinan Pesantren Anwarul Munawwarah Abati Tarmizi Judon, para dewan guru dan santri. Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dengan ulama serta lingkungan pendidikan Islam di Kabupaten Pidie Jaya.

AKBP Tendri Wardi secara khusus mengingatkan para santri agar menjauhi segala bentuk perundungan. Menurutnya, bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa karena dapat meninggalkan luka dan berdampak buruk terhadap kondisi psikologis korban.

Baca Juga:  Pohon Tumbang, Polisi dan Warga Gotong Royong

Ia menegaskan, lingkungan sekolah, dayah dan gampong harus menjadi tempat yang memberikan rasa aman bagi semua. Para santri pun diajak untuk saling menghormati, menjaga perasaan teman dan tidak melakukan tindakan yang dapat membuat orang lain merasa takut atau tertekan.

“Mari kita buat sekolah kita, dayah kita, gampong kita menjadi Zona Aman. Tempat kita belajar, bukan tempat kita takut. Tempat kita tertawa bersama, bukan tertawa karena mengejek,” pesan AKBP Tendri Wardi di hadapan para santri.

Melalui edukasi tersebut, Polres Pidie Jaya berharap kesadaran untuk mencegah bullying dapat tumbuh sejak dini di lingkungan pendidikan. Santri diharapkan tidak hanya berani menolak tindakan perundungan, tetapi juga mampu membangun budaya saling peduli dan saling menguatkan.

Kegiatan silaturahmi itu turut dihadiri Kabag Ops Polres Pidie Jaya Kompol Chairil Anshar, S.Sos., S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Rusdiona, S.Sos., M.Si., Kasat Lantas AKP Endang Sulastri, S.H., serta Kapolsek Bandar Dua Iptu Taufikkurrahman, S.H.

Baca Juga:  Kapolda Aceh Kunjungi Aceh Singkil Pasca Bencana, Disambut Kapolres dan Forkopimda

Turut hadir Tokoh Agama Gampong Meuko Baroh Abati Marzuki, para dewan guru dan seluruh santri Pesantren Anwarul Munawwarah. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi antara kepolisian, ulama, tokoh agama dan lembaga pendidikan dalam menjaga generasi muda serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.45 WIB hingga sekitar pukul 12.20 WIB itu berjalan aman dan lancar. Melalui semangat “Dayah Zona Aman”, Polres Pidie Jaya berharap pesantren menjadi ruang yang nyaman bagi para santri untuk belajar, tumbuh dan meraih masa depan tanpa rasa takut terhadap bullying. (Humas polres Pijay)

Share :

Baca Juga

TNI & Polri

Kurangi Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Aceh Timur Perkuat Edukasi Masyarakat

TNI & Polri

Polres Pidie Jaya Resmikan Gedung SPKT untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

TNI & Polri

Kapolres Pidie Jaya Deklarasikan Stop Bullying Bersama Santri Dayah Jeumala Amal

News

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Amankan Tiga Terduga Pelaku Judi Online Jenis Slot di Warung Kopi

TNI & Polri

Kapolres Pidie Jaya Ajak Polri Peduli Lingkungan

TNI & Polri

Polres Pidie Jaya Serahkan Dua Tersangka dan Barang Bukti Kasus Sabu ke Kejari

TNI & Polri

Kapolres Pidie Jaya Kukuhkan Paskibraka

TNI & Polri

Patroli Presisi Jaga Kamtibmas Pidie Jaya