Breaking News

Home / Aceh

Kamis, 3 September 2026 - 13:55 WIB

IWO Pidie Kompak Jaga Perdamaian dan Lawan Hoaks

PIDIE — Nusaoneco.id |  Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Pidie menggelar diskusi publik bersama para jurnalis lokal di Cafe Aw, Sigli, Kamis (3/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan insan pers sekaligus membangun komitmen bersama dalam menjaga perdamaian dan suasana daerah tetap kondusif.

Diskusi yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut mengangkat tema “Bersama Dukung Program Pemerintah, Menjaga Perdamaian, dan Menolak Provokasi.” Tema itu dinilai penting seiring semakin cepatnya penyebaran informasi melalui media digital yang membutuhkan sikap profesional dan kehati-hatian dari setiap jurnalis.

Puluhan wartawan dari berbagai media siber menghadiri kegiatan tersebut. Forum juga diikuti tokoh pemuda serta perwakilan instansi terkait. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh kekeluargaan, dengan membahas tantangan pers dalam menghadirkan informasi yang sehat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Sampaikan LKPJ 2025, Mualem Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Ketua IWO Kabupaten Pidie dalam sambutannya menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab moral dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Wartawan tidak hanya dituntut menyampaikan informasi secara cepat, tetapi juga harus memastikan berita yang dipublikasikan akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan keresahan.

Ia menyampaikan, media juga memiliki peran strategis dalam mengawal program pembangunan pemerintah. Pemberitaan yang objektif, transparan, dan konstruktif diharapkan dapat membantu masyarakat memahami berbagai program sekaligus tetap menjaga fungsi kontrol sosial yang menjadi bagian penting dari tugas pers.

Dalam diskusi tersebut, peserta menyepakati tiga komitmen utama. Pertama, jurnalis online Pidie siap menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi pembangunan secara objektif dan bertanggung jawab. Dukungan terhadap program pemerintah tetap dilakukan dengan menjunjung tinggi independensi serta etika jurnalistik.

Komitmen kedua yakni menjaga perdamaian Aceh. Para jurnalis sepakat ikut menciptakan ruang digital yang sejuk dan menjadikan pemberitaan sebagai sarana mempererat persatuan masyarakat. Media diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang memberikan informasi sekaligus memperkuat nilai-nilai perdamaian.

Baca Juga:  Kak Na: Makan Ikan Sehat, Kuat dan Cerdas

Selanjutnya, seluruh peserta menyatakan komitmen untuk menangkal berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk provokasi. Wartawan diharapkan semakin teliti melakukan verifikasi dan memastikan informasi yang disampaikan kepada publik memiliki dasar yang jelas sehingga tidak mudah memicu kesalahpahaman maupun perpecahan.

Melalui semangat “Pers Bersatu, Aceh Maju. Pers Berintegritas, Aceh Bermartabat,” IWO Kabupaten Pidie berharap hasil diskusi dapat diterapkan dalam kerja jurnalistik sehari-hari. Pers yang profesional, berintegritas, dan mengedepankan kepentingan masyarakat diharapkan terus menjadi pilar demokrasi sekaligus turut menjaga kedamaian serta mendorong kemajuan Kabupaten Pidie d


an Aceh.

Share :

Baca Juga

Aceh

Wagub Fadhlullah Dampingi Mendagri ke Aceh Tamiang dan Bener Meriah, Pastikan Pemulihan Pascabencana Berjalan Cepat

Aceh

Gubernur Aceh Sambut Presiden dengan Sepatu Berlumpur, Bukti Kerja Keras Tangani Banjir!

Aceh

Mudik ke Seunuddon, Kak Na Santuni Anak Yatim dan Ziarah ke Makam Keluarga

Aceh

Kak Na: Pemerintah Aceh Apresiasi Peran Arsitek pada Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Tsunami

Aceh

Gubernur Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

Aceh

Lima Kabupaten di Aceh terjadi Karhutla, Polisi Kejar Pelaku Pembakaran

Aceh

Kadis DSI Aceh Hadiri Ta’ziah Bersama Wagub, Sampaikan Belasungkawa ke Ketua MPU Aceh

Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir Aceh Utara