MEUREUDU – Nusaone.co.id | Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H. menghadiri pembukaan Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan II PCNU Pidie Jaya di Aula Pesantren Darul Munawwarah, Gampong Kuta Krueng, Kecamatan Bandar Dua, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan kaderisasi tersebut diikuti sebanyak 648 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Pelaksanaan PD-PKPNU Angkatan II dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Agustus 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari proses kaderisasi Nahdlatul Ulama untuk membentuk kader yang memahami nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta memiliki komitmen dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Para peserta mendapatkan berbagai pembekalan dari jajaran NU tingkat Aceh serta instruktur dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Pusat. Materi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan kapasitas para kader dalam menjalankan peran di tengah kehidupan masyarakat.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Kehadiran Kapolres juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Kepolisian, pemerintah daerah, ulama dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban.
Dalam kesempatan itu, Kapolres mengajak para kader NU untuk turut menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai dan kondusif.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyambut baik pelaksanaan PD-PKPNU Angkatan II. Para peserta diharapkan mampu menjadi penguat umat serta aktif memberikan kontribusi positif dalam kegiatan keagamaan maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.
Pembukaan kegiatan PD-PKPNU Angkatan II PCNU Pidie Jaya berlangsung aman, tertib dan kondusif. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan serta membangun sinergi antara kepolisian, pemerintah, ulama dan masyarakat.
Melalui kaderisasi tersebut, para peserta diharapkan dapat menerapkan ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan dalam kehidupan sehari-hari. Para kader juga diharapkan mampu menjadi bagian dari masyarakat yang terus menjaga persatuan, kerukunan dan keutuhan NKRI.
(Humas Polres Pijay)




















