Breaking News

Home / Daerah

Senin, 15 Juni 2026 - 02:07 WIB

Dari Pameran ke Edukasi, BPBD Pidie Jaya Angkat Kisah Banjir Hidrometeorologi 2025

Nusaone co.id | PIDIE JAYA – Minggu (14/6/2026) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya menghadirkan edukasi kebencanaan kepada masyarakat melalui stan pameran pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Pidie Jaya ke-19 yang dipusatkan di kawasan Gedung MTQ Pidie Jaya.

Pameran tersebut menampilkan miniatur dampak banjir hidrometeorologi yang pernah melanda Kabupaten Pidie Jaya pada 25 November 2025 lalu. Miniatur itu menggambarkan kondisi nyata rumah warga yang terdampak bencana dengan timbunan lumpur, puing kayu, ranting pohon, serta material lain yang terbawa arus banjir.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Pidie Jaya tahun 2026 yang mengusung tema “Bangkit Bersyariat, Pulih Bersama”, sekaligus menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana.

Baca Juga:  Ketua DPRK Pidie Jaya Hadir Bersama Bupati dan MPU pada Zikir Akbar 1 Muharram 1448 H

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pidie Jaya, Okta Handipa, M.Arch hadir langsung di lokasi untuk meninjau stan pameran sekaligus menyampaikan pesan edukatif kepada masyarakat yang hadir mengunjungi arena kegiatan.

Menurut Okta Handipa, miniatur tersebut sengaja dihadirkan agar masyarakat dapat melihat secara langsung gambaran bencana yang pernah terjadi, sehingga tumbuh pemahaman bersama mengenai besarnya risiko bencana hidrometeorologi di wilayah Pidie Jaya.

Ia menjelaskan bahwa banjir dan longsor masih menjadi ancaman serius bagi daerah, mengingat kondisi geografis wilayah serta intensitas curah hujan tinggi yang dapat memicu terjadinya bencana sewaktu-waktu jika tidak diantisipasi dengan baik.

Baca Juga:  Rakor Bersama BNPB, Bupati TRK Minta Percepatan Huntara dan Jembatan Gantung

Selain menampilkan miniatur sebagai media edukasi, BPBD juga memamerkan berbagai perlengkapan tanggap darurat yang digunakan dalam operasi penyelamatan, seperti jaket pelampung, helm keselamatan, alat pemadam kebakaran, tabung pernapasan, serta perlengkapan evakuasi lapangan lainnya.

“Melalui pameran ini kami ingin masyarakat memahami bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dimulai dari pengetahuan dan kesadaran sejak dini. Edukasi seperti ini penting agar masyarakat lebih siap menghadapi kondisi darurat,” ujar Okta Handipa.

BPBD Pidie Jaya berharap kegiatan tersebut mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat, memperkuat budaya mitigasi bencana, serta mendorong terwujudnya daerah yang tangguh, aman, dan mampu pulih lebih cepat ketika menghadapi bencana di masa mendatang.

(Arju Na Fahlefi)

Share :

Baca Juga

Berita

Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air Tanggal 28 Mei 2026

Daerah

Pemkab Pidie Jaya dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan Gelar Pelatihan Produksi Genteng dari Material Sisa Banjir

Daerah

Pameran Pertanian Warnai Perayaan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pidie Jaya

Aceh

A. Kadir Jailani Serukan Kebangkitan Syariat untuk Pulihkan dan Bangun Pidie Jaya

Aceh

Ibu Cut Suryati Bantu Korban Kebakaran Rumah Imam Gampong di Peukan Baro

Daerah

Wagub Aceh Bertakziah ke Rumah Duka Ibunda Pimred Serambi Indonesia

Daerah

Pemkab Pidie Jaya Torehkan Prestasi, Raih Opini WTP untuk Ke-12 Kalinya

Aceh

Pawai Takbir Keliling Idul Adha 1447 H di Pidie Jaya