Nusaone.co.id | ACEH TIMUR – Menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Aceh Timur mulai mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan melalui pemasangan spanduk di sejumlah titik strategis di Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.
Sosialisasi dilakukan di Jalan Medan–Banda Aceh tepatnya di depan Pos Lantas Idi Rayeuk dan kawasan Simpang Kuala. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Aceh Timur, Aditya Hadmanto, mengatakan bahwa keberhasilan Operasi Patuh Seulawah 2026 tidak hanya diukur dari jumlah tindakan penegakan hukum, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas guna menekan angka pelanggaran dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih memahami pentingnya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun dari kesadaran, bukan karena takut terhadap sanksi,” ujar AKP Aditya Hadmanto, Jumat (5/6/2026).
Sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian dalam Operasi Patuh Seulawah 2026 di antaranya penggunaan helm yang tidak sesuai standar SNI, melawan arus, pengendara di bawah umur, serta berbagai pelanggaran kasat mata lainnya yang masih sering ditemukan di lapangan.
Ia berharap edukasi yang terus dilakukan dapat membentuk budaya berlalu lintas yang lebih tertib dan berkeselamatan. Selain itu, Operasi Patuh Seulawah 2026 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran publik bahwa keselamatan di jalan merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga setiap saat. (T,Za)



















