Nusaone.co.id | Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadikan Pidie Jaya berhasil mempertahankan opini tertinggi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama 12 kali berturut-turut.
Opini WTP tersebut diserahkan melalui Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh BPK RI Perwakilan Aceh kepada Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, di Kantor BPK RI Perwakilan Aceh, Banda Aceh, Kamis (4/6/2026).
Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Andrie Yogama, menjelaskan bahwa pemeriksaan atas LKPD bertujuan untuk memberikan opini mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah daerah berdasarkan standar dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, opini WTP merupakan bentuk penilaian profesional auditor yang menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua aspek material. Penilaian tersebut menjadi indikator penting dalam mengukur kualitas tata kelola keuangan daerah.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, menyampaikan bahwa raihan WTP ke-12 ini bukan sekadar prestasi administratif, melainkan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi.
Ia mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah yang terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pelayanan publik. Capaian ini juga menjadi motivasi untuk mempertahankan kinerja yang telah dicapai.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Pidie Jaya berkomitmen segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi dan catatan hasil pemeriksaan BPK guna menyempurnakan sistem pengelolaan keuangan daerah serta memperkuat pengawasan internal di masa mendatang.
Turut mendampingi Bupati dalam acara tersebut antara lain Ketua DPRK Pidie Jaya A. Kadir Jailani, Sekretaris Daerah Dr. Munawar Ibrahim, Asisten Administrasi Umum Helmi, Plt Kepala BKAD, Inspektur Jamian, Sekretaris DPRK Nasruddin, Kabag Prokopim M. Riza Andika, serta sejumlah pejabat lainnya. Raihan WTP ke-12 ini menjadi bukti konsistensi Pemkab Pidie Jaya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah demi mendukung pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.(**)


















