Breaking News

Home / News / Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 00:23 WIB

Kadisdik Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pendidikan Pascabencana kepada Mualem

Plt. Kadisdik Aceh, Murthalamuddin, melaporkan sejumlah perkembangan penanganan sektor pendidikan pascabencana kepada Gubenur  Mualem dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Penghubung Pemerintah Aceh, Jalan Gondangdia, Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Plt. Kadisdik Aceh, Murthalamuddin, melaporkan sejumlah perkembangan penanganan sektor pendidikan pascabencana kepada Gubenur  Mualem dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Penghubung Pemerintah Aceh, Jalan Gondangdia, Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Jakarta – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, melaporkan sejumlah perkembangan penanganan sektor pendidikan pascabencana kepada Gubenur  Mualem dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Penghubung Pemerintah Aceh, Jalan Gondangdia, Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Murthala menyampaikan progres pembersihan lingkungan sekolah terdampak bencana yang hingga kini terus dilakukan secara bertahap.

Selain itu, dibahas pula rencana rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan sekolah, termasuk rehabilitasi mobiler seperti meja, kursi, dan sarana penunjang pembelajaran yang rusak akibat bencana.

Tidak hanya fokus pada fisik sekolah, Ia juga melaporkan perkembangan pendataan kerusakan secara menyeluruh, percepatan penyusunan dokumen teknis rehab-rekon, serta koordinasi lintas sektor dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan dukungan anggaran dan teknis berjalan optimal.

Baca Juga:  Kadis Syariat Islam Aceh Serahkan SK PPPK kepada Da'i Perbatasan dan Daerah Terpencil

“Pemulihan pendidikan tidak hanya soal membangun kembali gedung, tetapi memastikan proses belajar mengajar kembali normal, aman, dan memberi rasa tenang bagi peserta didik, guru, serta orang tua,” ujar Mantan Karo Humas Pemerintah Aceh itu.

Ke depan, Pemerintah Aceh akan mendorong percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi dengan prinsip build back better, agar sekolah yang dibangun kembali lebih tangguh terhadap bencana.

Pendampingan psikososial bagi siswa dan tenaga pendidik juga menjadi bagian penting dari agenda pemulihan, guna mengembalikan semangat belajar dan mengajar.

Baca Juga:  Wali Nanggroe Aceh Bertemu Konsul AS, Bahas Bantuan Pasca-Bencana dan Kerja Sama Ketahanan Iklim

Gubernur Mualem dalam kesempatan itu menekankan pentingnya menumbuhkan rasa optimisme di tengah masyarakat pascabencana.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja cepat, transparan, dan berpihak pada kebutuhan rakyat, khususnya di sektor pendidikan yang menjadi fondasi masa depan Aceh.

“Yang terpenting, masyarakat harus melihat bahwa negara hadir. Sekolah kembali berfungsi, anak-anak kembali belajar, dan harapan itu tumbuh kembali,” ujar Mualem.

Pemerintah Aceh berharap langkah-langkah pemulihan yang sedang dan akan dilakukan dapat mempercepat kebangkitan sektor pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan publik dalam proses pemulihan pascabencana di Aceh, karena tiada legacy yang lebih baik daripada pendidikan, pesan Mualem.(**)

Share :

Baca Juga

News

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Amankan Tiga Terduga Pelaku Judi Online Jenis Slot di Warung Kopi

Aceh

Uluran Tangan dari Kalimantan Tengah: Bantuan Rp51 Juta Disalurkan untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Aceh

Aceh timur

Warga Teumpeun Aceh Timur Terima Bantuan Sembako dan Tenda Setelah Banjir Melanda

News

DRKA Aceh Raih Penghargaan Informatif atas Keterbukaan Informasi Publik

News

Kapolda Aceh Terima 1,2 Juta PIN E-Learning untuk Pembelajaran Mandiri Siswa Korban Bencana

Aceh

Sekda Nasir: Semua Rumah Sakit Wajib Terima Pasien

Aceh

Gubernur dan Wagub Aceh Dampingi Presiden Tinjau Hunian Sementara Korban Bencana di Aceh Tamiang

News

DPRA Memita Pemerintah: Bantuan Banjir Aceh Tamiang Jangan Sampai Telat!