Breaking News

Home / News / Pemerintah Aceh

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:35 WIB

Korban Banjir Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

Sekda Aceh M. Nasir, S.IP, MPA menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT) di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026). Bantuan tersebut akan dikelola Human Initiative melalui berbagai program penanganan korban banjir di Aceh. Selain dana tunai, TMT juga menyalurkan bantuan sandang dan pangan bagi warga terdampak.

Sekda Aceh M. Nasir, S.IP, MPA menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT) di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026). Bantuan tersebut akan dikelola Human Initiative melalui berbagai program penanganan korban banjir di Aceh. Selain dana tunai, TMT juga menyalurkan bantuan sandang dan pangan bagi warga terdampak.

Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (14/1/2026).

Bantuan yang disalurkan melalui organisasi kemanusiaan Human Initiative ini akan digunakan untuk membentuk berbagai program penanganan korban banjir di sejumlah wilayah Aceh.

Selain dana tunai, TMT juga memberikan bantuan sandang dan pangan bagi masyarakat terdampak.

Bantuan diserahkan oleh Perwakilan Manajemen TMT Group, Iwan Hermawan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Perwakilan TMT Group Anggun Fariza, Branch Head Trakindo Aceh Fikri Mukhlis, Vice President Human Initiative Romi Ardiansyah, serta Vice President Human Initiative Andjar Radite.

Baca Juga:  Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran dan Serahkan Bantuan untuk Warga Jeulingke

Dalam arahannya, Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan apresiasi atas kepedulian dunia usaha dan lembaga kemanusiaan dalam membantu masyarakat Aceh yang terdampak banjir.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh terus mengajak organisasi masyarakat sipil (CSO) dan dunia usaha untuk berpartisipasi aktif dalam penanganan dampak bencana.

“Kami mengajak perusahaan-perusahaan untuk merevisi program CSR-nya, dari kegiatan rutin menjadi kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi bagi korban banjir,” kata M. Nasir.

Sekda juga menjelaskan progres penanganan bencana yang tengah dilakukan Pemerintah Aceh. Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah proses pembersihan pascabanjir karena keterbatasan lokasi pembuangan lumpur yang memadai.

Baca Juga:  DSI Aceh Kerahkan Tim Relawan ASN untuk Gotong Royong Massal di Aceh Utara Pasca Bencana Hidrometeorologi

Ia menyebutkan jumlah rumah rusak akibat banjir di Aceh mencapai sekitar 145 ribu unit, dengan data yang masih terus bergerak naik turun.

Mengingat bulan Ramadan yang semakin dekat, M. Nasir berharap TMT dan Human Initiative dapat berpartisipasi dalam pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak.

Selain itu, ia juga mendorong adanya program cash for work bagi korban banjir yang belum memperoleh bantuan uang harian dari pemerintah.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga kemanusiaan sangat dibutuhkan agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.(**)

Share :

Baca Juga

BPKA

Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Aceh Berdampak Signifikan, Ribuan Kendaraan Kembali Aktif

Aceh

MIN 39 Pidie Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Penyembelihan Hewan Kurban

News

BPKA Umumkan Pembayaran Pajak Alat Berat Sudah Bisa Dilakukan

Aceh

Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

News

SMAN 7 Banda Aceh Ukir Prestasi Gemilang di NASPO UGM 2025: Bukti Nyata Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda Aceh!

Aceh

Diskominfosan Aceh Raih Penghargaan Informatif dari Komisi Informasi Aceh

Banda Aceh

75 Persen ASN Aceh Diterjunkan, Fokus Siapkan Sekolah di Aceh Tamiang Jelang Kegiatan Belajar

Aceh besar

Pastikan Stok Pupuk Pasca Banjir, Bupati Aceh Besar Tinjau Gudang PIM di Blang Bintang