Breaking News

Home / Aceh / Pemerintah / Pemerintah Aceh

Kamis, 23 April 2026 - 12:51 WIB

Terima Kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Mualem Perkuat Sinergi Antar Daerah

Banda Aceh – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), didampingi Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, serta Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), Drs. Syakir, M.Si, menerima kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol. (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh, Kamis (23/4).

 

Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, khususnya pada bidang industri dan perdagangan, penyelenggaraan urusan penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta ketahanan pangan.

 

Melalui pertemuan tersebut, kedua provinsi berkomitmen dengan menandatangani sejumlah perjanjian kerja sama sekaligus menetapkan beberapa sektor prioritas untuk segera ditindaklanjuti. Melalui kerja sama ini, kedua pemerintah daerah memproyeksikan nilai transaksi mencapai Rp1,065 triliun sebagai langkah nyata dalam membangun hubungan ekonomi yang saling menguntungkan.

Baca Juga:  Kak Na Sumbang 3 Canting Batik Cap dan 1 Mesin Tenun untuk Perajin Binaan Dekranasda Aceh Besar

 

Dalam sambutannya, Mualem menyampaikan bahwa kerja sama antar daerah merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembangunan yang saling mendukung dan berkelanjutan. Ia menjelaskan, Aceh memiliki berbagai potensi unggulan mulai dari sektor pertanian, kelautan, perdagangan, hingga pariwisata berbasis budaya dan religi yang dapat dikembangkan melalui sinergi bersama daerah lain.

 

“Kerja sama ini kami harapkan tidak hanya mempererat hubungan antara Aceh dan Jawa Tengah, tetapi juga mampu melahirkan langkah konkret yang memberi manfaat besar bagi kedua daerah serta pembangunan nasional secara keseluruhan,” ujar Mualem.

 

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turut menjelaskan terkait pentingnya membangun pemerintahan yang kolaboratif dalam menghadapi tantangan pembangunan saat ini. Ia menyebutkan bahwa setiap daerah memiliki potensi yang dapat saling melengkapi untuk memperkuat kemandirian fiskal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Setda Aceh Prioritaskan Peningkatan Kualitas SDM Vokasi, Gandeng USK Gelar Uji Kompetensi

 

“Melalui collaborative government seperti ini, potensi kemandirian fiskal dapat menjadi senjata utama dalam mengembangkan daerah secara bersama-sama, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menilai, sinergi antar daerah merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung perkembangan daerah. Ia berharap kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat terus diperluas ke berbagai sektor strategis lainnya, sehingga menjadi fondasi kuat bagi kemajuan bersama di masa mendatang. []

Share :

Baca Juga

Aceh

Mualem Bagikan Uang Meugang dari Dana Pribadi, Seribuan Warga Datangi Meuligoe Gubernur Aceh

Aceh

Status Gunung Burni Telong Naik ke Siaga, Kapolda Aceh Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Pengungsi

Aceh

Peringati Hari Posyandu Nasional di Langkahan, Ketum Posyandu Sosialisasi 6 SPM

Aceh

Pelabuhan Malahayati Akhiri Tahun 2025 dengan Gemilang: Sandar Perdana MV HARMONI MAS 8 Bawa Ratusan Kendaraan Baru

Aceh

Solidaritas Tanpa Batas: PGRI Bekasi Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang, Semangat Persaudaraan Insan Pendidikan Terus Menyala

Aceh

Wagub Aceh Desak Percepatan Data Pascabencana demi Percepatan Bantuan

Aceh

Ketua Komisi VII DPRA: Jangan Manfaatkan Bencana untuk Rampas Kuota Haji Aceh

Aceh

Jamaluddin Idham: Kerja Nyata Tanpa Jeda untuk Aceh, Setahun Menginspirasi di Senayan