Breaking News

Home / Daerah / Pemerintah

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:56 WIB

Pemkab Pidie Jaya dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan Gelar Pelatihan Produksi Genteng dari Material Sisa Banjir

Nusaone.co.id | PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menggelar pelatihan pembuatan genteng bagi para pengrajin bata sebagai upaya pemanfaatan material sisa banjir pascabencana hidrometeorologi, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Pabrik Bata Gampong Pantang Cot Baloi, Kecamatan Ulim dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., M.PH yang mewakili Bupati Pidie Jaya.

Pelatihan ini bertujuan memanfaatkan material sisa banjir agar dapat diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang sedang berlangsung di wilayah Pidie Jaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Deputi Pembangunan Infrastruktur Fisik BNPP RI, Amrullah M. Ridha, M.Sc, Wakil Ketua DPRK Pidie Jaya, Wakapolres Pidie Jaya, Pabung Kodim, perwakilan Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, Kepala Pelaksana BPBD, Sekretaris Disperindagkop UKM, serta Camat Ulim.

Baca Juga:  Plt. Kadis Pengairan Aceh Dampingi Sekda dalam Rapat dengan Kemenko Infrastruktur, Bahas Rencana Rehabilitasi Aceh

Sebanyak 23 pelaku usaha dan pengrajin batu bata mengikuti pelatihan tersebut dengan menghadirkan narasumber dari Koperasi Genteng Kabupaten Majalengka yang memberikan materi sekaligus praktik langsung pembuatan genteng berbahan baku tanah liat.

Asisten Deputi BNPP RI, Amrullah M. Ridha menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memanfaatkan material pascabencana agar memiliki nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Terima Kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Mualem Perkuat Sinergi Antar Daerah

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendukung percepatan rehabilitasi daerah terdampak banjir, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat melalui pengembangan keterampilan produksi bahan bangunan.

Sementara itu, Sekda Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim menyampaikan apresiasi kepada BNPP RI atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat dalam upaya pemulihan ekonomi berbasis potensi lokal setelah bencana banjir.

“Melalui pelatihan ini diharapkan lahir pelaku usaha baru yang mampu mengolah material sisa banjir menjadi produk bernilai ekonomi, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” ujar Munawar. (Prokopim).

(Arju Na Fahlefi)

Share :

Baca Juga

Aceh

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Kodim 0117/Aceh Tamiang Bantu Padamkan Kebakaran Tumpukan Kayu Pasca Banjir Bandang di Desa Tanjung Karang

Aceh

Sekda Aceh Pimpin Apel Perdana Pasca Idul Fitri, Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Disiplin

Aceh

Wagub Aceh Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR untuk Penguatan Fiskal Daerah serta Percepatan Pemulihan Aceh

Aceh

Wagub Aceh Tinjau Jalan IJD PUPR di Kembang Tanjong, Dorong Penyempurnaan Infrastruktur

Aceh

Sekda Aceh Dorong KORMI Perkuat Budaya Olahraga Masyarakat

Aceh

DWP Aceh Salurkan Bantuan bagi Keluarga ASN Terdampak Bencana

Aceh

Kak Na Jamu Bang Ucok di Meuligoe Gubernur Aceh

Aceh

Buka Puasa di Rumah Dinas Sekda Aceh Berlangsung Hangat, Gubernur Mualem dan Wakapolda Turut Hadir