PIDIE — Nusaone.co.id | Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Pidie menggelar diskusi publik sekaligus menjamu perwakilan anggota IWO Pidie Jaya di Cafe Awesome, Sigli, Kabupaten Pidie, Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri para jurnalis, perwakilan lembaga, serta sejumlah unsur terkait yang bersama-sama membahas perkembangan pers dan tantangan informasi di era digital.
Diskusi mengusung tema “Bersama Dukung Program Pemerintah, Menjaga Perdamaian dan Menolak Provokasi.” Tema tersebut menjadi pijakan untuk membangun pemahaman bersama bahwa pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus ikut menciptakan suasana daerah yang aman, damai dan kondusif.
Ketua beserta jajaran IWO Pidie menyambut hangat kehadiran perwakilan anggota IWO Pidie Jaya dan seluruh peserta. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai, akrab dan penuh kekeluargaan, namun tetap serius ketika membahas posisi jurnalis sebagai bagian penting dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah, masyarakat, lembaga dan pihak swasta.
Dalam diskusi disampaikan bahwa komunikasi antara pemerintah dan masyarakat harus terus dibangun secara terbuka. Ketika terdapat program pemerintah yang baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat, media dapat membantu menyampaikan informasi tersebut secara objektif. Namun, apabila ditemukan kekurangan atau kebijakan yang dinilai belum tepat, masyarakat tetap memiliki hak untuk menyampaikan kritik dan masukan.
Kritik tidak boleh dipandang sebagai bentuk permusuhan. Sebaliknya, kritik yang disampaikan berdasarkan data, fakta dan kepentingan masyarakat merupakan bagian dari kontrol sosial yang sehat. Melalui kritik konstruktif, pemerintah dapat mengetahui persoalan di lapangan sekaligus memperoleh kesempatan untuk memberikan penjelasan terhadap kebijakan dan program yang sedang dilaksanakan.
Para jurnalis juga diingatkan agar tetap menjalankan tugas secara profesional dan berdiri di tengah-tengah kepentingan masyarakat. Wartawan tidak hanya bertugas menulis, tetapi juga dituntut mencari data, melakukan verifikasi, menggali informasi dari berbagai sumber serta memberikan ruang yang berimbang kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan suatu persoalan.
Perkembangan teknologi digital dan media online turut menjadi perhatian utama. Di tengah tuntutan kecepatan publikasi, jurnalis tetap harus mengutamakan akurasi, verifikasi dan etika jurnalistik. Kecepatan dalam memberitakan sebuah informasi tidak boleh mengorbankan kebenaran, karena berita yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan kesalahpahaman bahkan memicu provokasi di tengah masyarakat.
Diskusi semakin hangat melalui sesi tanya jawab dan pertukaran pengalaman antara perwakilan anggota IWO Pidie Jaya, para jurnalis, perwakilan lembaga serta peserta lainnya. Dari forum tersebut, terbangun semangat untuk saling mendengar, berbagi informasi dan memperkuat silaturahmi sehingga insan pers dari Pidie dan Pidie
Jaya dapat terus menjaga kekompakan.
Melalui kegiatan ini, IWO Pidie berharap hubungan antara insan pers, pemerintah, lembaga, dunia usaha dan masyarakat semakin baik. Pers diharapkan tetap menjadi jembatan informasi yang mencerdaskan, berani melakukan kontrol sosial berdasarkan fakta, mendukung program pemerintah yang bermanfaat, serta bersama-sama menjaga perdamaian dan menolak hoaks maupun provokasi demi terciptanya ruang publik yang sehat dan bermartabat.



















