Breaking News

Home / Aceh Pidie jaya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Bupati Pidie Jaya Dorong Pengendalian Inflasi Berbasis Data

PIDIE JAYA – Nusaone.co.id | Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME mendorong pengendalian inflasi daerah dilakukan secara cepat, terukur dan berbasis data. Pemerintah daerah diminta mengedepankan langkah antisipasi agar kenaikan harga dan gangguan pasokan dapat dicegah sejak dini.

Hal itu disampaikan Sibral Malasyi dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pidie Jaya Tahun 2026 di Aula Ruang Rapat Setdakab Pidie Jaya, Jumat (28/8/2026).

Bupati meminta seluruh anggota TPID dan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) memperkuat koordinasi serta komunikasi untuk mengidentifikasi potensi kenaikan harga, keterbatasan pasokan dan gangguan distribusi yang dapat berdampak terhadap masyarakat.

Menurutnya, evaluasi TPID perlu dilakukan secara rutin minimal dua minggu sekali. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap persoalan dapat segera dibahas dan dicarikan solusi bersama sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Baca Juga:  Jembatan Blang Miroe–Kumba Ditinjau, Rehabilitasi Diharapkan Segera

“Kita harus mengantisipasi sebelum persoalan itu terjadi. Kalau kita bisa mengendalikan lebih awal, tentu lebih baik daripada kita baru bergerak setelah persoalan terjadi,” tegas Sibral Malasyi.

Salah satu perhatian utama dalam pengendalian inflasi adalah ketersediaan data harga dan pasokan sembilan bahan pokok dari setiap kecamatan. Data tersebut diminta diperbarui dan dilaporkan secara berkala sehingga pemerintah dapat mengetahui komoditas yang mengalami kenaikan harga sekaligus penyebabnya.

Bupati juga meminta pengawasan distribusi diperkuat karena perubahan harga tidak hanya dipengaruhi produksi, tetapi juga kelancaran rantai pasok dan kondisi pasar. Seluruh OPD diminta mengambil peran sesuai kewenangan serta membangun sinergi dengan BPS, pelaku usaha, pemerintah kecamatan dan pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga:  Setelah Vakum, FPRB Pidie Jaya Kembali Aktif dan Siap Bersinergi dengan BPBD

Menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada peringatan hari-hari besar Islam, khususnya Maulid Nabi Muhammad SAW, pemerintah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kelangkaan dan kenaikan harga komoditas strategis. Operasi pasar, penguatan pasokan, pengawasan distribusi serta komunikasi dengan pelaku usaha perlu disiapkan sebagai langkah antisipatif.

Sibral Malasyi menegaskan pengendalian inflasi tidak boleh berhenti pada rapat dan laporan, tetapi harus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. “Tujuan akhirnya adalah bagaimana masyarakat kita mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujarnya. (Prokopim)

Share :

Baca Juga

Aceh Pidie jaya

Bupati Pidie Jaya Tegaskan Tak Pernah Minta Uang kepada Masyarakat

Aceh Pidie jaya

UMKM Pidie Jaya Didorong Bangkit Lewat Kreativitas dan Ekonomi Digital

Aceh Pidie jaya

Pemkab Pidie Jaya Ajak Seluruh SKPK Gotong Royong, Perkuat Budaya Kerja dan Pelayanan

Aceh Pidie jaya

Pelatihan Kerja 2026 Ditutup, Peserta Didorong Kembangkan Keterampilan

Aceh Pidie jaya

Bupati Pidie Jaya Resmikan Jembatan Garuda Penghubung Bandar Dua–Ulim

Aceh Pidie jaya

Dua Sisi Eatery Hadir, Bawa Warna Baru Kuliner Meureudu

Aceh Pidie jaya

FPRB dan Lintas Sektor Bersatu Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Pidie Jaya

Aceh Pidie jaya

Bupati Pidie Jaya Serahkan Bantuan Masa Panik bagi Korban Kebakaran Dayah di Bandar Dua