Nusaone.co.id | Pidie Jaya – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Pidie Jaya sekaligus menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Syariat Islam menyelenggarakan Festival Islami yang berlangsung meriah di Gedung Aula MTQ Pidie Jaya pada 10 hingga 12 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai perlombaan bernuansa keislaman yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah, dayah, balai pengajian, serta perwakilan gampong dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya.
Cabang perlombaan yang dipertandingkan meliputi Tartil Al-Qur’an kategori I dan II, Kaligrafi kategori III, Azan kategori I, Menulis Ayat Al-Qur’an, Shalat Berjamaah, Shalat Jenazah, Tilawatil Qur’an kategori II dan III, Pidato Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Bahasa Aceh, serta Cerdas Cermat Islami tingkat SMP dan SMA.
Pada Jumat (12/6), salah satu agenda yang tengah berlangsung di arena festival adalah Lomba Cerdas Cermat Islami yang diikuti peserta dari berbagai sekolah dan dayah. Secara bersamaan, panitia juga melaksanakan Lomba Pengajian tingkat anak-anak dan remaja yang mendapat antusiasme tinggi, baik dari peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan.
Pelaksanaan kegiatan ini dipercayakan kepada BKPRMI Kabupaten Pidie Jaya sebagai panitia pelaksana, dengan Ketua BKPRMI Tgk Harisman yang memimpin langsung jalannya kegiatan berdasarkan penugasan dari Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie Jaya.
Festival Islami ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh sebagai generasi Qurani yang religius, berwawasan luas, serta mampu berkompetisi secara sehat dan positif.
Tingginya antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati Gedung MTQ Pidie Jaya turut menambah semarak rangkaian peringatan HUT ke-19 Kabupaten Pidie Jaya tahun ini.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap nilai-nilai keislaman dapat terus tertanam kuat di kalangan generasi muda, sejalan dengan semangat pembangunan daerah yang religius, berkarakter, dan berorientasi pada pembinaan sumber daya manusia yang berkualitas.
(Arju Na Fahlefi)




















