Nusaone.co.id | PIDIE JAYA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pidie Jaya, Muhammad Nur, SP., M.Si., menghadiri kegiatan silaturahmi dan doa bersama di kediaman Faisal Mhd SE, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati tujuh hari wafatnya Zaini bin Nyak Ahmad Arsyad, paman Faisal Mhd SE.
Acara yang berlangsung dalam suasana khidmat itu dihadiri keluarga besar almarhum, kerabat, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran Muhammad Nur bersama rombongan menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Nur menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya almarhum Zaini bin Nyak Ahmad Arsyad. Ia berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Saya memenuhi undangan ini sebagai bentuk rasa hormat dan turut berbelasungkawa. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, diterima segala amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Muhammad Nur.
Faisal Mhd SE menyampaikan apresiasi atas kehadiran Plt Kepala Dinas Pertanian Pidie Jaya di tengah suasana duka yang sedang dialami keluarganya. Menurutnya, perhatian yang diberikan merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih atas waktu dan perhatian yang Bapak berikan. Kehadiran Bapak di sini sangat berarti bagi kami sekeluarga,” kata Faisal.
Di sela-sela silaturahmi, Faisal turut menyampaikan aspirasi masyarakat tani terkait kondisi sejumlah lahan persawahan yang tertimbun lumpur akibat bencana alam di beberapa wilayah Kabupaten Pidie Jaya. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas pertanian dan berpotensi menurunkan hasil panen petani.
Menanggapi hal itu, Muhammad Nur menjelaskan bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Pidie Jaya telah melakukan pendataan langsung ke lokasi-lokasi yang terdampak untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganan yang diperlukan.
“Kami telah turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan. Hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun langkah penanganan dan bantuan yang tepat guna mempercepat pemulihan lahan pertanian yang terdampak,” jelasnya.
Ia menambahkan, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian sebagian besar masyarakat Pidie Jaya. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung upaya pemulihan lahan pertanian agar para petani dapat kembali beraktivitas secara normal dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah penyampaian aspirasi yang diharapkan dapat ditindaklanjuti demi mendukung keberlangsungan sektor pertanian di Kabupaten Pidie Jaya.
(Arju Na Fahlefi)



















