Breaking News

Home / Aceh / News / Pendidikan

Jumat, 9 Januari 2026 - 01:11 WIB

PGRI Aceh Barat gelar Rakor Jelang Pelantikan Pengurus

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Aceh Barat terpilih, Zainal Abidin, S.Pd.,M.Si serta dihadiri oleh sejumlah pengurus PGRI Aceh Barat , jum'at (08/01/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Aceh Barat terpilih, Zainal Abidin, S.Pd.,M.Si serta dihadiri oleh sejumlah pengurus PGRI Aceh Barat , jum'at (08/01/2026).

Meulaboh – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Barat periode 2025-2030 lakukan rapat koordinasi jelang pelantikan dan rapat kerja.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat.

Rakor tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti hasil keputusan Konferensi Kabupaten (Konkab) PGRI Aceh Barat tahun 2025 yang telah menetapkan komposisi pengurus lewat surat keputusan Pengurus Provinsi PGRI Aceh.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Aceh Barat terpilih, Zainal Abidin, S.Pd.,M.Si serta dihadiri oleh sejumlah pengurus PGRI Aceh Barat.

Selain pengurus, acara turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh Barat, Dr. Husensyah, M.Pd, yang juga mantan Ketua PGRI Aceh Barat pada periode sebelumnya.

Pada kesempatan itu, Zainal Abidin menyampaikan sejumlah harapan besar kepada panitia dan calon pengurus agar dapat bekerja secara solid dan bertanggung jawab demi suksesnya pelantikan pengurus yang dijadwalkan pelaksanaan nya pada 17 Januari 2026 mendatang.

Baca Juga:  Siswa SMA Negeri 1 Matangkuli Kembali ke Sekolah dengan Tradisi Peusijuek Pasca Banjir

Selain itu, Ia juga menekankan tentang pentingnya kekompakan, koordinasi dan kesiapan teknis agar pelantikan berjalan khidmat dan bermakna.

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="1"]

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi awal pengabdian bersama untuk memperkuat peran PGRI sebagai organisasi profesi guru yang bermartabat dan berkontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Aceh Barat,” ujar Zainal Abidin kepada media ini, Jumat (8/1/2026)

Sementara itu, Dr. Husensyah, M.Pd menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pelantikan pengurus PGRI Aceh Barat. Ia berharap pelantikan dapat terlaksana dengan aman, lancar, dan sukses, serta mampu melahirkan kepengurusan yang solid dan progresif.

Baca Juga:  DSI Aceh Kerahkan Tim Relawan ASN untuk Gotong Royong Massal di Aceh Utara Pasca Bencana Hidrometeorologi

“PGRI memiliki peran strategis dalam memajukan dunia pendidikan. Saya optimistis kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Zainal Abidin dapat membawa PGRI Aceh Barat semakin maju dan bermanfaat bagi para guru,” ungkap Husensyah.

Ia juga mengapresiasi semangat dan kekompakan pengurus periode ini serta berterima kasih kepada pengurus sebelum nya atas dedikasi nya dalam memajukan organisasi ini.

“Saya sangat bahagia melihat kekompakan dari pengurus. Semoga kepengurusan kali ini dapat memberikan dampak besar dalam mengawal organisasi profesi guru ini serta dapat memberikan layanan dan perlindungan bagi guru ke depan.

Pengurus yang merupakan perwakilan dari semua kecamatan ini menjadi wajah baru PGRI Aceh Barat,” ungkapnya.(**)

[related by="category" jumlah="2" mulaipos="5"]

Share :

Baca Juga

Aceh

Ketua DPR Aceh dan Jajaran Gelar Audiensi dengan Pemkab Aceh Barat, Bahas Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Banda Aceh

Wali Kota Kukuhkan Pengurus Forum Anak dan Genre Kota Banda Aceh Periode 2025-2027

Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Hadirkan Layanan Kesehatan Bantu Korban Banjir Aceh Tamiang

Aceh

Presiden Prabowo Subianto Shalat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Gubernur dan Wagub Tampil bersama Sambut Kunjungan

Dinas syariat islam

Silaturahmi Hangat di Dayah Mahyatul Ulum, Pimpinan MPR RI dan Mendagri Jalin Ukhuwah dengan Ulama Aceh

News

Wagub Ikuti Rapat Penyesuaian TKD Bersama Mendagri

News

Diduga Gantung Diri, Seorang Sopir Truk Ditemukan Meninggal Dunia di Desa Blang Muko

Aceh

Uluran Tangan dari Kalimantan Tengah: Bantuan Rp51 Juta Disalurkan untuk Korban Bencana Banjir dan Longsor di Aceh