Nusaone.co.id | PIDIE JAYA – Kegiatan donor darah dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Pidie Jaya yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pidie Jaya bersama Dinas Kesehatan dan RSUD Pidie Jaya berlangsung sukses, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di lobi Gedung Bupati Pidie Jaya tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak pagi, warga mulai berdatangan untuk mengikuti donor darah sekaligus memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan panitia.
Dari hasil pelaksanaan donor darah, panitia berhasil mengumpulkan sebanyak 71 kantong darah dari para pendonor yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemanusiaan tersebut selama berlangsungnya acara.
Berdasarkan data panitia, darah yang terkumpul terdiri dari golongan darah A positif sebanyak 14 kantong, B positif 22 kantong, O positif mendominasi dengan 31 kantong, serta AB positif sebanyak 4 kantong darah.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi PMI Kabupaten Pidie Jaya bersama Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya dalam mendukung pelayanan kesehatan sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah di daerah.
Selain donor darah, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis seperti pengecekan kondisi umum tubuh, gula darah, dan pemeriksaan kesehatan lainnya yang diberikan langsung oleh tenaga medis.
Ketua PMI Kabupaten Pidie Jaya, Irwan Ibrahim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan antusiasme tinggi dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, donor darah bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan transfusi bagi pasien di rumah sakit, tetapi juga menjadi bentuk nyata solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan medis.
Sebagai bentuk penghargaan kepada peserta, panitia juga membagikan door prize usai kegiatan berlangsung. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan penuh semangat kebersamaan, sejalan dengan tema HUT ke-19 Pidie Jaya, “Bangkit Bersyariat, Pulih Bersama.”
(Arju Na Fahlefi)




















